IKLAN

Reses Michael Kalonio Warga Keluhkan Sampah di Kawasan Pantai Malalayang


Anggota DPRD Manado Michael Kalonio saat menmggelar reses

Anggota DPRD Manado Michael Kalonio saat menmggelar reses

MANADO—Anggota DPRD Manado Michael Kalonio benar-benar diserbu sejumlah pertanyaan saat menggelar reses. Kesempatan itu dimanfaatkan masyarakat untuk mengeluarkan unek-unek mereka terkait ketimpangan pembangunan di Kecamatan Malalayang.

Yang paling gres masalah data korban bencana banjir bandang yang menghantam Kota Manado 15 Desember lalu. “Sebab banyak korban banjir yang tidak terdaftar,’’ keluh warga.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya pemangkasan pohon di ruas jalan karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Termasuk lampu penerangan jalan tolong diperhatikan karena banyak yang sudah mati,’’ ujar warga lagi.

Terkait lokasi pantai wisata Malalayang, masyarakat juga meminta peran serta pemerintah dalam mensosialisasikan pembuangan sampah secara teratur. Pasalnya, kondisi pantai Malalayang kini dijadikan tempat pembuangan sampah.

Masyarakat juga mengusulkan adanya penanaman karang di Pantai Malalayang serta perbaikkan tanggul di Malalayang I Lingkungan Satu yang dikenal dengan lorong Los. “Termasuk proyek-proyek PBL harus ada papan nama,’’ kata warga.

Tak kalah pentingnya juga, masyarakat Malalayang yang banyak duhuni masyarakat Suku Bantik meminta perhatian Pemerintah Kota Manado terkait jalan menuju situs sejarah budaya bantik “Batu Buaya”.

Sementara Kalonio sendiri berjanji, semua aspirasi yang disampaikan masyarakat di daerah pemilihan akan diteruskan ke Pemkot Manado. “Saya akan berusaha memfasilitasi untuk saya sampai ke instansi terkati di Pemerintah Kota Manado,’’ katanya.

Aspirasi lain, menurut anggota Fraksi Partai Demokrat, dia berjanji akan diperjuangkan melalui anggaran APBD 2015 nanti. “Nanti pas di pembahasan saya akan mencoba bersama teman-teman di dewan untuk memasukan dalam anggaran APBD 2015,’’ pungkasnya. (anre

 

Manado Fiesta 2017