IKLAN

Rebut Medali Emas, Jackline Mandagi Harumkan Sulut


Jackline Mandagi, Boxing Camp Minahasa  bersama sang pelatih

Jackline Mandagi, Boxing Camp Minahasa bersama sang pelatih

MANADO – Jackline Mandagi, satu-satunya petinju Lamongi Adrianus Joppie Sea (LAJ’S) Boxing Camp Minahasa yang melaju ke babak final Kejuaraan Tinju Piala Gubernur Gorontalo, akhirnya mampu mewujudkan tekadnya meraih medali emas. Di babak final yang dimainkan, Kamis malam lalu, Jackline berhasil mengalahkan petinju Sulawesi Tengah (Sulteng), Halimah.

“Jackline menang angka mutlak di babak final saat menghadapi petinju asal Sulteng. Permainannya cukup taktis sehingga mampu memenangkan pertandingan,” kata Lamongi.

Keberhasilan yang diukir pelajar SMA Negeri 9 Manado tersebut memang sudah diprediksi. Sebab, sebelum berangkat ke Gorontalo, Jackline memang sangat antusias untuk mempersembahkan medali emas bagi manaje LAJ’S, Nova Lamongi, yang tidak sempat mendampingi tim karena sedang berada di Australia. Selain itu, janji bonus menarik dari sang manajer membuat Jackline sangat fokus saat bertanding di Gorontalo. Hal itu diakui oleh Ferry Lamongi, yang mendampingi para petinju LAJ’S ke Gorontalo.

“Sebelum kejuaraan Jackline memang sangat antusias dalam menjalani program latihan. Sebab, ada bonus khusus yang disiapkan Manajer LAJ’S, Nova Lamongi untuk petinju yang merebut medali emas di Gorontalo,” kata Lamongi.

Mengenai bentuk bonus, menurut Lamongi nanti akan diberitahukan secara langsung oleh Manajer LAJ’S Nova Lamongi sepulangnya dari Australia. “Apa bonus yang nantinya diberikan kepada Jackline Mandagi tunggu kepulangan manajer. Tapi, yang pasti bonus diberikan kepada para petinju berprestasi semata-mata untuk tetap memotivasi mereka guna meraih prestasi yang lebih tinggi di kemudian hari,” jelas Lamongi.

Sebab, menurut Lamongi, masih ada sejumlah sasaran yang ingin diemban oleh LAJ’S yakni menjadikan petinju binaannya meraih prestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internatinal. “Kami membina tinju memang memiliki sasaran agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan international seperti yang pernah diperoleh oleh salah satu legenda tinju Sulut, Almarhum Adrianus Jippie Taroreh,” tukasnya lagi.(slt)