IKLAN

Ranperda BUMD Copy Paste dari Jawa Timur, Ini Kata Teddy Kumaat


MANADO–Pernyataan Ketua Fraksi Restorasi Nurani Untuk Keadilan, Felly Runtuwene terkait ranperda BUMD hanya hasil copy paste dari Jawa Timur, akhirnya ditanggapi Ketua Pansus Teddy Kumaat.

Teddy Kumaat SE

Teddy Kumaat SE

Kepada wartawan, Teddy Kumaat ikut menyayangkan sikap dari Runtuwene yang juga sebagai Wakil Ketua Pansus BUMD.

“ Kenapa waktu pembahasan tidak hadir terus bicara, kan itu forum resmi. Seharusnya Ibu Felly hadir. Ini kan tahapannya sudah kita lewati, bukan diam diam terus langsung selesai,” ungkap Kumaat.

Ketua Fraksi PDIP ini menegaskan,  Perda bukanlah sebuah disertasi, tesis, skripsi ataupun karya ilmiah yang notabennya memakai pikiran sendiri.

Kumaat pun tidak menapik jika draf ranperda BUMD ‘copy paste’ dari Jawa Timur. ” Itu sah-sah saja Ini bukan disertasi, ini bukan tesis atau skripsi, atau karya ilmiah. Ini adalah perda. Nah, bedanya karya ilmiah dengan perda. Kalau karya ilmiah itu murni 100 persen memakai otak sendiri,” tutur Kumaat.

Lanjut legislator dapil Manado ini, Perda  konsideransnya jelas, dimana dalam perda tersebut ada Undang undang, Peraturan Pemerintah, atau Keppres, sehingga pagarnya sudah jelas, itulah mengapa banyak perda yang hampir sama.

“Perda banyak yang mirip. Karena pagarnya. Kalau keluar pagar ditolak oleh kemendagri,” ujarnya.  Sembari menyatakan, jika programnya  bagus apa salahnya diadopsi seratus persen.

“ Di kota-kota yang maju seperti surabaya dan bandung, kalau ada program bagus ambil 100 persen bawa ke manado. Agar supaya manado lebih bagus,” akunya.

Kumaat menegaskan, Pansus BUMD mencari referensi dari beberapa daerah termasuk dari jatim dan jabar, konsultasi ke DKI jakarta.

” Kalau memang bagus kenapa tidak diadopsi. Ini kan bukannya skripsi, bukan tesis atau disertasi, selama itu bermanfaat untuk masyarakat dan pemerintah, ya udah kita ambil itu dan gunakan disini,” kata Kumaat.

Selama pembahasan ranperda BUMD, Kumaat mengakui banyak pikiran-pikiran serta ide baru yang muncul dalam pembahasan baik itu dari eksekutif maupun tim ahli sehingga ada beberapa yang mengalami perubahan.

Kepada wartawan, Kumaat mengakui jika ranperda BUMD Sulut sudah memasuki tahap konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri dan 15 hari kemudian akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (mom)

 

Manado Fiesta 2017