IKLAN

Publik Sambut Positif, Maruarar: Keputusan Jokowi Angkat Tito Sudah Tepat


image

Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Maruarar Sirait

JAKARTA – Tingkat kepuasan rakyat Indonesia kepada Presiden Joko Widodo dua tahun setelah pemilihan Presiden pada Juli 2014 lalu mencapai 67 persen. Sementara itu, hanya 30 persen warga yang mengatakan tidak puas atau kurang puas. Sisanya menjawab tidak tahu atau tidak jawab.

Demikian hasil survei Saiful Mujani Reasearh and Consulting (SMRC) yang dirilis hari ini di kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta (24/7). Survei ini bertemakan Kinerja Pemerintah Jokowi Dalam Dua Tahun Pilpres. Selain Direktur Program SMRC Sirojuddin Abbas, hadir juga dalam survei ini politikus Golkar Agun Gunajar Sudarsa, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait dan peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi.

Menurut Sirojuddin, 28 perseb persen rakyat juga menilai kondisi politik saat ini sudah baik, dan 36 persen menilai sedang. Hanya 19 persen yang menilai kondisi buruk. Secara umum, kondisi politik secara nasional sangat baik.

Terkait hal ini, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi. Dan survei ini menunjukkan bahwa sistem meritokrasi sudah berjalan, dimana rakyat mulai menilai dari sisi kinerja.

Maruarar pun menyoroti pengangkatan Tito Karnavian sebagai Kapolri. Pengangkatan Tito ini disetujui oleh semua fraksi di DPR. Secara politik, ini menunjukkan hubungan antara eksekutif dan legislatif berjalan baik, terutama lagi hubungan antara PDI Perjuangan dan pemerintah. Apalagi setelah PAN, PPP dan Golkar mendukung pemerintahan.

“Keputusan Presiden Jokowi mengangkat Tito ini sangat tepat. Sebab respons publik juga sangat positif,” kata Maruarar.

Maruarar pun menilai survei ini mengkorfirmasi bahwa tingkat keamanan di Indonesia sangat baik. Dan kehadiran Tito bisa semakin mengkonfirmasi keamanan yang semakin baik pula. Soal UU Terorisme, Maruarar berharap juga harus tetap memperhatikan hak-hak asasi manusia. (anto/YS)