IKLAN

Pramono Eddy: Kader Demokrat Membelot, Tebas dan Hilangkan


MANADO-Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Jenderal Purnawirawan Pramono Edy Wibowo memerintahkan Ketua DPD Demokrat Sulut yang baru terpilih secara aklamasi, GS Vicky Lumentut untuk memberikan sanksi bagi kader partai yang sudah tidak sejalan.

Pramono Edy Wibowo saat menyerahkan petaka bendera demokrat ke Ketua DPD Demokrat Sulut, GS Vicky Lumentut

Pramono Edy Wibowo saat menyerahkan petaka bendera demokrat ke Ketua DPD Demokrat Sulut, GS Vicky Lumentut

Pramono Edy bahkan dengan tegas menyatakan, jika ada DPC yang sudah tidak patuh lagi dengan aturan partai maka singkirkan saja.

” Saya katakan disini, jika ada DPC-DPC di Sulut yang tidak sejalan. Maka akan kutebas dan kuhilangkan,” ungkap Promono Edy dalam sambutanya.

Promono Edy Wibowo pun mengibaratkan jika DPP Demokrat itu ibarat angkatan laut yang memiliki kapal induk yang sudah menentukan arah kemana. Sedangkan DPD adalah ibarat kapal yang mengawal kapal induk  untuk mengawal semua kebijakan.

Sementara DPC adalah ibarat kapal selam yang berada jauh di depan mengawal kapal induk dibelakangnya. ” Jadi kalau ada  DPC yang kekiri dan kekanan maka kutebas dan kuhilangkan saja,”kata Pramono Edy lagi.

Dihadapan para kader demokrat militan yang mengikuti musyawarah daerah, Pramono Edy mengingatkan jika ada kader yang ingin keluar dari demokrat silahkan saja.

” Jika hanya menjadi duri dalam daging disingkirkan saja. Lebih baik kecil tapi kompak. Dari pada besar namun berantakan,” ungkapnya.

Pramono Edy juga menyatakan semua kader yang menghadiri Musda Demokrat di Hotel Peninsula terus rapatkan barisan. Jangan lagi terjadi sesama kader partai demokrat saling berhadapan.

Ketua BPOKK mengingatkan GS Vicky Lumentut untuk mengingat pejuang-pejuang yang sudah membesarkan partai.

Apa yang disampaikan Pramono Edy menjawab semua aspirasi dari kader partai yang mengharapkan kader demokrat yang tidak sejalan atau membelot diberikan sanksi. (mom)