IKLAN

Ponakan Bupati Minahasa Ikut Jadi Korban Tewas Kebakaran Inul Vista Karaoke


image

Sinta Sajow, ponakan Bupati Minahasa Jantje Sajow ikut jadi korban kebakaran tempat karaoke keluarga Inul Vista

MANADO – Peristiwa kebakaran heboh tempat karaoke keluarga Inul Vista, Minggu (25/10) dihinari tadi hingga kini masih membuat trauma warga Kota Manado. Dari puluhan pengunjung tempat karaoke berlokasi di kawasan Megamas yang menjadi korban, tercatat ada belasan yang menjadi korba  jiwa akibat terjebak dilantai atas dalam insiden tersebut.

Satu korban jiwa diantaranya teridentifikasi keponakan Bupati Minahasa, Jantje Sajow, yakni Sinta Sajow. Perempuan cantik itu saat dilarikan ke RS Prof Kandouw Malalayang subuh tadi nyaris tak dapat dikenali lagi. Kondisiya kulit putih mulusnya hingga wajah cantiknya sudah hitam terbungus arang.

image

Korban tewas kebakaran tempat karaoke Inul Vista saat berada di RSU Prof Kandou, Malalayang subuh tadi

Sinta adalah anak kedua dari Yoke Sajow (Sajow-Assa) yang merupakan kakak dari Buapati Minahasa. Kesehariannya aktif dipelayanan rohani. Sinta juga dipercayakan sebagai sekretaris Komisi Pemuda GMIM di Jemaat Betlehem Koka wilayah Kembes, Minahasa. Jenasahnya siang ini langsung disemayamkan di rumah duka di Desa Koka Kecamatan Tombulu, Minahasa. “Mohon dukungan doa yah bagi keluarga kami,” ungkap Bupati Sajow saat berada di RSU Prof Kandou Malalayang, subuh tadi.

Selain Sinta, kebanyakan korban jiwa lainnya berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan. Mereka masing-masing Cici Wono, Riani Walalangi, keduaya asal Desa Tumani Jaga IV, Tompaso Baru, Yani Langi (26) warga Tompaso Baru Jaga III, Claudi Wowor, warga Desa Tamblang, Tompaso Baru. Kemudian seorang pegawai Apotik Kimia Farma Mapanget bernama Randi asal Tondano, Sukardi (40) warga Wonasa, Tasya alamat jalan Sea, Malalayang I Timur, Rendi Korompis, warga Paal Dua, Fredy Kalalo, warga Karombasan da  Ayen Tanpusu warga Remboken, Tondano.

Penyebab kebakaran tempat karaoke milik artis terkenal, Inul Daratista itu hingga kini masih diselidiki aparat kepolisian. Yang pasti, api berasal dari lantai 2. Sematara para korban rata-rata pengunjung di lantai III. Mereka terjebak di antara kobaran api dan asap yang mengepung di lantai 2. Banyak yang mengkomplen, tempat hiburan tersebut tak mamiliki jalan darurat di saat terjadi peristiwa tersebut. Sudah begitu, alar kebakaran pun tak disediakan. “So itu banyak yang tak tertolong lagi karena mereka terjebak. Tak ada jalan keluar lain,” ujar Chen Villia, salah wanita cantik yang saat kejadian itu berada di lantai III bersama rekan-rekannya ketika ditemui wartawan di RSU Prof Kandou Malalayang subuh tadi melihat para korban subuh tadi. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017