IKLAN

Polemik Calon Walikota Partai NasDem, Kader Ancam Mundur


images (7)BITUNG-Penetapan Max J. Lomban sebagai Calon Walikota Bitung dari Partai NasDem, berbuntut penolakan dari kader partai yang membawa slogan Restorasi.

“Kami para pengurus partai NasDem Kota Bitung bersama pimpinan delapan kecamatan, siap untuk mundur dari partai NasDem !,” tegas Tonny Kalangit, Wakil Sekretaris partai NasDem Kota Bitung, kepada manadoline.com, Rabu (1/7).

 

Menurutnya, penetapan calon walikota Bitung dari DPP sangat tidak rasional, pasalnya ada kader terbaik yang dimiliki oleh partai yang mengusung slogan perubahan. Bahkan hasil rapat partai NasDem Kota Bitung bersama dengan seluruh pengurus kecamatan pada bulan Desember tahun 2014, dengan suara bulat telah memilih Anthonius Supit (Sekretaris partai NasDem Kota Bitung) sebagai ketua NasDem Kota Bitung, menggantikan ketua lama.

 

“Kami juga telah sepakat untuk mengusung Anthonius Supit sebagai Calon Walikota Bitung dari partai NasDem, dan telah membangun komunikasi dengan partai politik terkait koalisi. Kami jelas sangat kecewa dengan keputusan DPP, lepas dari Legalitas SK tersebut, ini sebuah keputusan yang sangat merugikan partai NasDem,” jelas Kalangit.

 

Padahal figur Anthonius Supit didukung oleh seluruh Kader partai NasDem dan beberapa partai politik koalisi di Kota Bitung, anehnya justru yang ditetapkan adalah figur yang bukan kader partai.

“Kinerja dan popularitas dari kader terbaik partai NasDem Kota Bitung, Anthonius Supit, tidak diragukan, disegani kawan ditakuti lawan. Ini namanya kami yang menanam, orang lain yang memetik hasilnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Abdulah Kasim kader PAN Kota Bitung, kepada manadoline.com, Rabu (1/7), mengaku sangat terkejut sekaligus kecewa ketika penetapan calon Walikota Bitung dari partai NasDem bukan Anthonius Supit tetapi Max J. Lomban.

“Padahal komunikasi yang sudah terbangun baik antara partai NasDem dan beberapa Parpol, terkait rencana koalisi, bisa bubar. Kami tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga NasDem, tetapi yang pasti komunikasi politik telah berakhir, dan dukungan bisa saja diberikan kepada calon lain,” ungkap Kasim. (jones) 

 

Manado Fiesta 2017