IKLAN

Polda Sulut-Pemkot Kupas Masalah Keamanan di Kota Manado


image

Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung menerima cindera mata dari Pemkot Manado yang diberikan Wali Kota, GS Vicky Lumentut didampingi Wakil Wali Kota, Harley Mangindaan dan Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone

MANADO — Sebagai daerah yang dikenal rukun dan damai, Pemkot Manado sebagai tuan rumah ibukota Provinsi Sulut tak mau tercoreng dengan segala macam gangguan kamtibmas yang terjadi, apalagi Kota Manado salah satu daerah yang akan menggelar Pilkada 9 Desember mendatang.

Tak heran jika Wali Kota, GS Vicky Lumentut pun langsung berinisiatif mengandeng Polda Sulut bersama BKSAUA (Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama) dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) se Kota Manado membedah potensi-potensi gangguan Kamtibmas yang akan terjadi.

Ada beberapa potensi permasalahab yang dikupas bersama Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar antara lain rencana pembangunan Taman Religi eks Kampung Texas, keamanan pasca Pilkada 9 Desember, hingga penolakan Organisasi ISIS dan FPI (Front Pembela Islam) di daerah Nyiur Melambai Sulut Khususnya Kota Manado.

“Sebagai pemerintah memberikan apresiasi pada pihak kepolisian yang sudah menerjunkan personilnya tim Baracuda, tim Paniki untuk menjaga keamanan di kota ini, dan juga pada tokoh-tokoh agama yang sudah ikut menjaga kota ini dengan baik, masalah keamanan di kota ini menjadi yang utama, karena jika kota ini aman dan nyaman, pastinya warga bisa menjalankan aktivitas dengan baik, dan kesejahteraan rakyat tercapai serta tujuan Manado semakin maju bisa terlaksanakan,” ujar ujar GSVL, sapaan Wali Kota.

Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung sendiri mengharapkan kerjasama yang baik dengan pemerintah dan tokoh agama agar kerukunan di kota ini bisa berlanjut dan tetap terlaksana dengan baik, karena menurut kapolda keamanan itu yang paling utama. (tox)