IKLAN

Polda Sulut Mengajak Seluruh Komponen Masyarakat Untuk Tolak Kelompok Radikal


qq

Polda Sulut

MANADO – Dalam mengantisipasi berkembangnya kelompok radikal dan terorisme khususnya di wilayah Sulawesi Utara, Polda Sulut yang dalam hal ini Satgas Operasi Polri Kontra Radikal dan Deradikalisasi menggelar pertemuan yang dihadiri sejumlah media massa di Ruang kerja Kabid Humas Polda Sulut pada kamis (25/2). Kabid Humas Polda Sulut AKBP. Wilson Damanik mengatakan pihaknya tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi masalah radikalisme dan terorisme. “Polisi butuh dukungan dari pihak lain. Untuk itu, diperlukan sinergitas antara Polri, media massa dan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya terorisme dan radikalisme,” kata Kabid Humas.

Beliau juga menambahkan bahwa peran media massa itu sangat penting untuk melakukan pemberitaan. “Peran media massa salah satunya bisa dilakukan dengan memberikan himbauan kepada masyarakat agar menolak segala bentuk ajaran radikal dan terorisme, melalui pemberitaan. Masyarakat luas juga segera berikan informasi kepada Polisi, jika mengetahui adanya kelompok radikal di lingkungannya ” tambahnya.

Lebih lanjut, Polda Sulut juga akan meningkatkan upaya-upaya pencegahan kelompok radikal, seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui berbagai media seperti spanduk, brosur dan lainnya. Serta akan melakukan razia KTP khususnya di tempat-tempat kost. “Hal ini dilakukan untuk mengawasi khususnya para pendatang, yang harus jelas identitas, tujuan dan latar belakangnya,” terangnya.

Untuk upaya deradikalisasi menurut beliau, Polda Sulut telah bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan guna memberi kesadaran tentang bahaya paham radikal dan terorisme, sehingga mereka yang sempat terjerat hukum kasus ini akan insaf dan kembali sebagai warga negara yang baik dan taat hukum. (eka/humaspoldasulut)