IKLAN

Pesan Wali Kota GSVL Saat Menghadiri HUT 16 Wilayah Malabar di GMIM Smirna


Wali Kota Manado, GSVL menghadiri HUT ke-16 Tahun Wilayah Malabar di bersama Jemaat GMIM Smirna Malalayang.

MANADO – Wilayah Manado Malalayang Barat (Malabar) genap berusia 16 tahun. Perayaan HUT yang dipusatkan di Jemaat GMIM Smirna Malalayang, Minggu (12/22/2017) dihadiri Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL).

Orang nomor satu di Kota Manado itu memuji keberadaan Wilayah Malabar yang mampu menjaga keharmonisan dan kerukunan antara jemaat, bahkan dengan denominasi gereja yang ada serta umat beragama lainnya.

Ibadah syukur dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Malabar, Pdt Nelly Pongkorung Uguy STh turut dihadiri Asisten III, Frans Mawitjere, Ketua Panitia Pelaksana, Pnt Inov Walelang dan sejumlah pejabat Perangkat Daerah Pemkot Manado.

“Dengan terjalinnya kerukunan dan hubungan yang baik antar jemaat, harapan kami akan berimplikasi dengan denominasi gereja lain dan antar umat beragama yang ada. Bahkan, lebih memperkokoh iman kepercayaan jemaat dalam menghadapi berbagai dinamika dan persoalan yang ada di Kota Manado,” kata GSVL.

Dia berharap, memasuki usia ke-17 tahun nanti, wilayah Malabar mampu meningkatkan potensi dan terus berkarya untuk kemuliaan Tuhan. “Selamat ulang tahun ke-16 buat Wilayah Malabar. Biarlah dalam memasuki usia yang ke-17 nanti, Wilayah Malabar akan mampu meningkatkan potensi yang ada serta selalu memuliakan Nama Tuhan Yesus Kristus,” tukasnya.

Puji-pujian dibawakan pejabat Pemkot Manado

Wali Kota GSVL juga meminta dukungan jemaat tiga program Pemkot Manado, yakni keamanan, kebersihan dan kerukunan. “Saya mengajak kepada anggota jemaat di Wilayah Malabar, mari bantu kami untuk menjaga keamanan, kebersihan dan kerukunan diantara warga masyarakat dan sesama disekitar kita,” pesan GSVL.

Menurut GSVL, sekarang arus kunjungan wisatawan masuk ke Sulut, khususnya Kota Manado mengalami peningkatan signifikan. Apalagi, wisatawan asal China yang datang ke Manado tidak lagi charter flight tetapi menggunakan reguler flight.

Tidak hanya wisatawan China, warga Manado yang ingin ke China bisa dilakukan setiap waktu. “Artinya kita warga di Manado sudah bisa pergi dan masuk di Negeri Tirai Bambu itu kapan saja,” ujar Walikota.

Dukungan jemaat di Wilayah Malabar diharapkan Walikota GSVL untuk rencana membangun jalur khusus ambulance menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandouw Manado.

“Dukungan warga Jemaat ini sangat saya harapkan untuk rencana kami membangun jalur khusus ambulance menuju Rumah Sakit Prof Kandouw. Pembangunan ini sangat penting untuk membantu masyarakat dalam keadaan darurat, tetapi memang ada yang kita korbankan yakni median jalan dan taman serta advertising yang ada di Malalayang ini,” pungkasnya. ***

Penulis: antoreppy