IKLAN

LIPUTAN KHUSUS

Perjuangan ROR Sukseskan Pilkada Manado Susulan 17 Februari


LIPUTAN KHUSUS

Penjabat Wali Kota Manado rapat bersama KPU Suut soal Pilwako susulan

Penjabat Wali Kota Manado rapat bersama KPU Suut soal Pilwako susulan

ROR dan KPU Rakor Soal Anggaran

MANADO – Penjabat Walikota Manado, Roy Roring akhirnya menggelar pertemuan dengan pihak KPU Sulut, Bawaslu Sulut dan KPU Manado di ruang toar lumimuut kantor Pemkot Manado, Senin (01/02).

Dalam rilis yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Manado, Frangki Mocodompis bahwa hasil pertemuan tersebut, Pemkot Manado masih harus melakukan konsultasi lagi ke Kemendagri.

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring rapat membahas Pilkada Manado bersama KPU di ruang kerja Wali Kota beberapa waktu lalu. (foto: dok humas)

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring rapat membahas Pilkada Manado bersama KPU di ruang kerja Wali Kota beberapa waktu lalu. (foto: dok humas)

“Kita akan menyurat besok ke Mendagri untuk meminta waktu berkonsultasi. Mudah-mudahan secepatnya kita akan diterima oleh Mendagri, atau Sekjen atau Dirjen Perimbangan Keudangan Daerah,” kata Mocodompos dalam rilis.

Konsultasi ini akan dilakukan bersama-sama dengan pihak KPU dan akan juga mengundang pimpinan dewan, karena aturan tentang pengelolaan anggaran APBD yaitu Permendagri 54 tahun 2010, Permendagri 52 tahun 2015 dan Permendagri 44 tahun 2015.

Terkait dengan permohonan anggaran oleh pihak KPU Manado sebesar 8.8 miliar, masih diperlukan persetujuan dengan Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD), tetapi masih perlu diasistensi setelah ada kesepahaman.

Mocodompis: Pemkot Tak Ada Niat Hambat Pilwako Manado

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring dan Kabag Humas, Franky Mocodompis

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring dan Kabag Humas, Franky Mocodompis

Kabag Humas Pemkot Manado, Franky Mocodompis kembali meluruskan terkait simpang siur kabar kalau Pemkot Manado dituding menghambat hari ‘H’ pelaksanaan Pilwako Manado 17 Fabruari yang ditetapkan KPU Manado.

“Kami kira jelas dalam pernyataan resmi kemarin, tidak ada maksud Pemkot untuk menghambat tahapan Pemungutan Suara 17 Februari 2016,” katanya.

Menurut Mocodompis, Pemkot hanya berupaya untuk mencari solusi terbaik terhadap persoalan tidak ditatanya anggaran tahapan Pilkada pada APBD 2016.

Kalau pun sudah ada petunjuk dan arahan dari Kemendagri terkait pemanfaatan atau pergeseran atau perubahan anggaran, Pemkot siap mengucur dana dukungan untuk tahapan lanjutan pilkada.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, sudah ada hasil dari koordinasi terhadap pihak terkait yang akan dilaksanakan oleh Penjabat Walikota Manado, Ir. Royke O. Roring, M.Si,” jelasnya.

Sekadar diketaui, KPU telah menyerahkan Laporan Pertanggunjawaban (LPJ) penggunaan anggaran Pilkada Rp20 M yang ditata dalam APBD induk Kota Manado 2015.

Realisasi anggaran itu masig tersisa sekitar Rp2,8 M. dan KPU pun kembali mengajukan permohonan penambahan anggaran Rp8 M untuk tahapan pelaksanaan lanjutan Pilwako Manado yang akan digelar 17 Februari.

Namun penambahan anggaran Rp8 M itu tidak ditata dalam APBD Induk 2016 Kota Manado. Inilah yang menyulut dilema Pemkot Manado sehingga harus berkonsultasi lagi dengan Kemendagri untuk pengadaan pos anggaran tersebut.

ROR-Banggar Konsultasi ke Mendagri, Janji Segera Bahas Pergeseran Anggaran Pilwako

Penjabat Wali Kota, Royke Roring bersama Sekkot, Haefrey Sendoh, Ketua DPRD, Noortje Van Bone serta KPU, Bawaslu diterima Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Drs. Syarifuddin, M.M saat melakukan konsultasi Pilkada Manado di Kemendagri, Rabu (3/2)

Penjabat Wali Kota, Royke Roring bersama Sekkot, Haefrey Sendoh, Ketua DPRD, Noortje Van Bone serta KPU, Bawaslu diterima Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Drs. Syarifuddin, M.M saat melakukan konsultasi Pilkada Manado di Kemendagri, Rabu (3/2)

Penjabat Wali Kota Manado, Royke Roring menjamin akan segera membahas pergeseran anggaran sekitar Rp8 miliar seperti yang diajukan KPU Manado untuk anggaran tambahan Pilwako lanjutan Kota Manado, mengingat rentang waktu pencoblosan 17 Februari yang ditetapkan KPU sudah semakin mepet.

Ini diungkapkan Roring usai melakukan konsultasi di Kemendagri, Rabu (3/2) di Jakarta bersama DPRD Manado, KPU, Bawaslu dan akademisi.

“Sepulangnya dari sini (Jakarta, red) Pemkot bersama KPU, Panwaslu, dan DPRD akan membahas lebih teknis. Karena ini Rabu, esok Kamis, Jumat, dan Senin libur,” jamin Roring sembari menambahkan, mudah-mudahan dapat diproses secepatnya sebagaimana jadwal dari KPU.

Sebab menurut Roring, semua terkait anggaran sudah dijelaskan Kemendagri melalui Dirjen Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. Payung hukumnya sudah jelas.

“Semuanya sudah dipayungi aturan. Soal anggaran 2.3 miliar (sisa anggaran Pilkada di APBD induk 2015), tinggal masalah teknis. Itu kan peruntukannya adalah persediaan dari KPU jika ada gugatan. Jika ada perubahan nomenklatur program dan kegiatan, itu nanti dibahas teknis oleh KPU dan TAPD,” pungkas Roring.

Hasil Konsultasi Roy Roring Cs di Mendagri

Penjabat Walikota Manado Roy Roring, bersama pihak DPRD dan KPU, saat konsultasi di Kemendagri. (foto:Ist)

Penjabat Walikota Manado Roy Roring, bersama pihak DPRD dan KPU, saat konsultasi di Kemendagri. (foto:Ist)

Hasil konsultasi Penjabat Walikota Manado Roy Roring, bersama DPRD dan Pihak KPU, di Kemendagri hasilnya mengisyaratkan bahwa pelaksanaan Pilkada Manado harus dilaksanakan 17 Februari 2016.

“Ini agenda nasional dan tahapannya sampai bulan Maret tahun 2106,” ungkap Ketua Fraksi Demokrat Deasy Roring dalam akun facebooknya, Rabu (03/02).

Pemerintah Kota tidak perlu khawatir karena ketika dana dihibahkan ke KPU maka yang bertanggungjawab adalah KPU bukan pemerintah Kota.

“Jelas kata Bapak Syarifudin, dana hibah ke KPU tidak perlu di audit oleh BPK karena pertanggungjawaban itu 3 bulan setelah tahapan Pilkada selesai,” ungkap Roring, mengutip pernyataan, Syarifudin, Dirjen Pelaksana dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, Kemenkeu.

ROR bersama Ketua TP-PKK Kota Manado Coblos di TPS Kelurahan Wanea

Penjabat Wali Kota, Royke Roring bersama Ketua TP-PKK Kota Manado saat mencoblos di TPS 8 Kelurahan Wanea

Penjabat Wali Kota, Royke Roring bersama Ketua TP-PKK Kota Manado saat mencoblos di TPS 8 Kelurahan Wanea

Rabu 17 Februari 2016, Pj. Walikota Manado Ir. Royke O. Roring, M.Si, bersama ketua tim Penggrak PKK Kota Manado, Ny. Fenny Ch. Roring Lumanauw dengan No urut Pemilih 18 dan 19. pukul 08.30 Wita menggunakan Hak pilih pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Manado di TPS 8 Kel.

Wanea Lingkungan 3 Kecamatan Wanea yang bertempat di SD GMIM 35 Kec. Wanea. Kemudian langsung menggunakan haknya. Setelah memilih, Pj. Walikota kemudian meninjau TPS 6 yang bersebelahan ruangan. (anto/medco)

 

 

Manado Fiesta 2017