IKLAN

PERJUANGAN WALI KOTA GSVL SUKSES, PUSAT SEGERA KUCURKAN 213 M BANTUAN BENCANA MANADO


BNPB Pusat Temui Wali Kota, Koordinasi Penyaluran Bantuan Bencana

MANADO – Bukan janji tapi terbukti. Perjuangan keras Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut melobi pemerintah pusat dan mengawal langsung proses bantuan dana bencana dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuahkan hasil.

Ini menjadi kabar gembira bagi korban bencana alam banjir bandang di Manado  15 Januari 2014 silam. Buktinya, pemerintah pusat segera mengucurkan bantuan untuk rehabiltasi dan rekonstruksi pascabencana Senin (28/9) siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara langsung mengkoordinasikan penyaluran bantuan ini dengan Pemkot Manado.

“Kaitan dengan tindak lanjut bencana banjir bandang tahun 2014 silam, sudah ada kabar baik itu infrastruktur maupun bantuan perumahan. Jadi apa yang ditunggu masyarakat dan perjuangan Pemkot Manado, khususnya Bapak Walikota (GS Vicky Lumentut, red), hibah dana bantuan bencana banjir bandang sudah disetujui, dan mungkin akan dicairkan tahun ini juga,” ungkap Harmensyah selaku Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) BNPB, usai Rapat Koordinasi di Ruang Kerja Walikota Manado, Jl Balaikota Tikala.

BNPB Pusat saat Rakor bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut terkait bantuan bencana alam, Senin (28/9)

BNPB Pusat saat Rakor bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut terkait bantuan bencana alam, Senin (28/9)

BNPB Pusat: Bantuan Dananya Mungkin Dicairkan Tahun Ini

PENANDATANGANAN perjanjian hibah akan dilaksanakan pada Kamis (1/10) pekan ini. “Harapan masyarakat bisa terwujud. Mudah-mudahan segala sesuatu berjalan dengan lancar, termasuk juga perumahan, lokasi pembangunan, dan kelengkapan infrastrukturnya. Harapan masyarakat yang juga menjadi harapan kita semua, dimana harapan antara pusat dan daerah sama. Dan perjuangan ini memang termasuk Pak Walikota sudah berkali-kali ke Kementrian Keuangan dan ke kita di BNPB. Besarannya 213 miliar rupiah untuk tahap pertama, sesuai dengan rencana aksi,” terang Harmensyah.

Kehadiran BNPB di Manado sebagai tindaklanjut penyerahan Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) bantuan pendanaan dari Kemenkeu,  yang menandai sudah ada keputusan pemerintah pusat untuk membantu para korban banjir bandang.

“Kehadiran kami di Manado ini untuk mewujudkan bantuan tersebut, sekaligus mengundang Pak Walikota pada 1 Oktober ke Jakarta menandatangani penyerahan hibah tahap pertama,” ujar Harmensyah yang disambut sukacita para pejabat Pemkot Manado yang hadir dalam Rakor tersebut, antara lain Asisten I Pemprov Sulut, John Palandung, Kepala BNPB Sulut Noldy Liow, Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede, Kepala Bappeda Manado, Peter KB Assa, dan Kepala BPMPK Manado, Spener Tahulending.

 

Lusa, Wali Kota Diundang Tandatangan SPPH Dana Bencana di Kemenkeu

Wali Kota GS Vicky Lumentut memberikan keterangan pers usai Rakor dengan BNPB Pusat terkait dana bantuan bencana alam dari pemerintah pusat

Wali Kota GS Vicky Lumentut dan BNPB Pusat memberikan keterangan pers usai Rakor terkait dana bantuan bencana alam dari pemerintah pusat

TAK mau sesumbar bantuan dana bencana alam Kota Manado 15 Januari 2015 silam dalam waktu dekat akan dikucurkan pemerintah pusat berkat perjuangan kerasnya sebagai Wali Kota yang tak bosan-bosan bolak balik Jakarta-Manado bertemu Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat ketika itu. Justru GS Vicky Lumentut menyatakan, kabar gembira buat warganya yang menjadi korban bencana banjir bandang itu merupakan pekerjaan Tuhan.

“Artinya doa masyarakat Manado soal bantuan itu terkabul. Kami pemerintah hanya berusaha melobi. Dan hasilnya kan sesuai doa dan harapan kita semua,” kata GSVL, sapaan akrab Lumentut kepada wartawan usai Rakor bersama BNPB Pusat di ruang kerjanya, Senin (28/9).

GSVL sendiri rencananya lusa (Kamis 1 Oktober) akan bertolak ke Jakarta untuk menandatangani Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) di Kemenkau. Tahap awal, bantuan kucuran dana hibah itu sebesar Rp 213 miliar.

Foto bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan p[ihak BNPB PUsat di ruang kerjanya Wali Kota

Foto bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut dan pihak BNPB Pusat di ruang kerjanya Wali Kota

“Besarannya 213 miliar rupiah untuk tahap pertama. Sesuai rencana aksi untuk infrastruktur maupun bantuan perumahan. Jadi apa yang ditunggu masyarakat dan perjuangan Pemkot Manado, khususnya Bapak Walikota, hibah dana bantuan bencana banjir bandang sudah disetujui, dan mungkin akan dicairkan tahun ini juga,” ungkap Harmensyah,  Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) BNPB, usai Rapat Koordinasi.

 

GSVL: Ini Berkat Doa Semua Warga Kota Manado

WALI Kota GSVL sendiri berterima kasih kepada pemerintah pusat, baik Kemenkeu maupun BNPB, yang segera merealisasikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang Januari 2014 di Manado.

“Terima kasih atas nama seluruh masyarakat Manado, khususnya yang mengalami banjir bandang, terima kasih kami kepada BNPB melalui Deputi RR, Pak Harmensyah dan tim yang ke Manado,” ujar GSVL.
Kepada korban bencana banjir bandang, GSVL minta maaf karena telah lama menunggu penyaluran bantuan dari pemerintah pusat ini. “Lamanya ini bukan karena ada masalah, tapi karena kesiapan aspek hukumnya, sehingga ketika disalurkan, kita tidak menemukan persoalan hukum karena payung hukumnya sudah ada, yakni PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 162 tahun 2015,’’ jelasnnya.

Sebagai Wali Kota, GSVL harus membuat turunan dari peraturan itu. “Kami telah berjanji, kami akan kawal penyaluran dana ini sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Masyarakat saya ajak berterima kasih, baik itu untuk kepentingan masyarakat maupun infrastruktur,” pungkas GSVL.

 

Peristiwa banjir bandang yang memporak porandakan Kota Manado, 15 Januari 2014 silam

Peristiwa banjir bandang yang memporak porandakan Kota Manado, 15 Januari 2014 silam (foto: dok)

1000 Rumah Korban Bencana Alam dari 2054 Unit Segera Dibangun

GERAK cepat dilakukan Pemkot Manado pasca bantuan hibah dana bencana alam banjir bandang 15 Januari 2014 silam dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah ada titik terang.

Usai Rakor bersama Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) Pusat menindaklanjuti Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) Kemenkeu, Senin (28/9), Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengaku segera membangun rumah bantuan korban bencana alam.

Sedikitnya akan dibangun 2054 unit rumah di lahan yang disiapkan Pemprov Sulut. “Lahan yang disiapkan baru untuk 1000 unit yang dibangun sekarang. Sisanya masih akan disiapkan  pematangnya akan dibangun bertahap,” jelas GSVL, sapaan Wali Kota.

GSVL sendiri mengaku sudah diarahkan Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) BNPB Pusat, Harmensyah untuk kontrak pekerjaannya akan dilaksanakan tahun jamak yang dimungkinkan peraturan.

Sementara khusus pembangunan Jembatan Dendengan Dalam (Dendal), GSVL mengungkapkan, Pemkot Manado mendapatkan Dana Alokasi Khussu (DAK) 2015. “Sambil menunggu dari BNPB, kami sudah menganggarkan pembangunan bagian bawah, karena kita harus membangun dua jembatan, yaitu selain di Dendengan Dalam juga di Maesa,” ujar Ketua Walikota se-Indonesia ini.

Sekadar diketahui, dalam rakor ikut dihadiri Asisten I Pemprov Sulut, John Palandung, Kepala BNPB Sulut, Noldy Liow, Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede, Kepala Bappeda Manado, Peter KB Assa, dan Kepala BPMPK Manado, Spener Tahulending, terungkap dana hibah bantuan bencana tahap pertama akan dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp213 miliar.

Jika tak ada aral melintang, Kamis (1/10) lusa Wali Kota GSVL akan bertolak ke Jakarta menandatangi Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) tersebut di Kemenkeu. (anto/lipsus)

 

 

 

Manado Fiesta 2017