IKLAN

Perihatin Tindak Kekerasan Dan Pelecehan, Pemkab Mitra Terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak


img20161010193116

Drs Tavif Watuseke senyerahan laporan terkait kakerasan terhadap perempuan dan anak kepada Bupati James Sumendap SH, didampingi Wakil Ketua DPRD Katrin Mokodaser

RATAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) kini memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

Perda tersebut resmi disahkan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara, di ruang paripurna, Senin (10/10).

Bupati Mitra James Sumendap SH mengatakan, perda perlidungan perempuan dan anak adalah bentuk jaminan pemerintah untuk melindungi perempuan dan anak di Mitra.

“Perda ini sangat penting bagi Kabupaten Minahasa Tenggara, sebagai bentuk perlindungan serta jaminan dari pemerintah terhadap perlindungan perempuan dan anak di daerah,” kata Sumendap.

Bupati juga menuturkan, kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak merupakan salah kejahatan luar biasa.

“Tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak harus kita hindari, karena itu merupakan salah satu kejahatan luar biasa. Itu adalah musuh semua pihak,” tegasnya.

Berangkat dari hal tersebut maka pemerintah merasa perlu membuat suatu aturan, sebagai payung hukum untuk melakukan berbagai langkah pencegahan, pembinaan dan penindakan.

“Makanya dengan adanya Perda ini perempuan dan anak-anak di Minahasa Tenggara tidak lagi menjadi objek kekerasan,” terangnya.

Dia juga menambahkan, Pemkab Mitra sepenuhnya akan serius memberikan perlindungan bagi perempuan maupun anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

“Saat ini kita sudah menyiapkan rumah singgah bagi para korban kekerasan ini, nantinya mereka akan mendapatkan pendampingan baik kesehatan, psikologi, sampai bantuan hukum,” ujar Sumendap.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara Drs Tavif Watuseke mengungkapkan, Perda yang disahkan ini menjadi produk hukum dalam menyelematkan perempuan dan anak-anak dari tindakan kekerasan dalam bentuk apapun.

“Apalagi sekarang banyak perempuan dan anak-anak jadi korban kekerasan. Makanya dengan adanya Perda ini, perempuan dan anak-anak kita dapat dilindungi,” ujarnya. (fensen)

 

Manado Fiesta 2017