IKLAN

Pendukung Berang Keputusan KPU Sepihak, GSVL-MOR: Hormati Aturan dan Tetap Tenang 


Pasangan Calon Wali Kota dan Wawali nomor urut 3, GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan didampingi Ketua Timkamda, Marthen Manoppo saat memberikan keterangan pers di kediaman Mor Bastiaan sore tadi

Pasangan Calon Wali Kota dan Wawali nomor urut 3, GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan didampingi Ketua Timkamda, Marthen Manoppo saat memberikan keterangan pers di kediaman Mor Bastiaan sore tadi

MANADO – Menyusul ditundanya pelaksanaan Pilkada khusus Manado 9 Desember kemarin, membuat para pendukung dan simpatisan pasang calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado nomor urut 3, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) kecewa.

Kekecewaan mereka karena keputusan KPU Sulut dan Manado menunda Pilwako Manado dinilai sepihak, tinggal beberapa menit akan memasuki hari pencoblosan tanggal 9 Desember.

“Kami kaget, kok tiba-tiba ditunda. Kami mendapat kabar Selasa malam sekitar pukul 11.45 Wita, beberapa menit lagi memasuki tanggal 9. Ini ada apa,” kata Ketua Timkamda GSVL-MOR, Marthen Manoppo saat menggelar jumpa pers di kediaman Mor Bastian di Mapanget, sore tadi.

Kabar penundaan sontak membuat pendukung dan simptisan menyesal dan geram terhadap KPU. Pasalnya, keputusan KPU dinilai sepihak karena tidak memberitahukan secara resmi ke ke 3 paslon. “Kami saja mendapat informasi itu dari media social. Ini ada apa?” tegas Manoppo.

Kondisi ini membuat pendukung mendesak GSVL-MOR mengambil sikap tegas kepada KPU. Menurut GSVL didampingi Mor, mereka saat ini diperhadapkan dengan desakan pendukung, tim sukses dan para perwakilan masyarakat karena mereka juga tidak menerima secara resmi alasan Pilwako Manado ditunda.

“Sekarang saya dan Pak Mor diperhadapkan dengan pendukung dan tim sukses. Karena alas an penundaan ini tidak jelas. Jadi mereka meminta kepastian,” kata GSVL.

Meski para pendukung dan tim sukses saat ini berang dengan sikap penyelenggara Pilkada, namun GSVL mengimbau agar menghormati peraturan yang ada. Dia meminta jangan menghalangi proses demokrasi. Sebab bagi GSVL, keamanan dan kenyamanan Kota Manado yang diutaman.

“Saya dan Pak Mor minta kepada Timkamda, harus patuhi peraturan yang berlaku. Kita hormati dulu proses yang ada. Karena seperti janji Pak Penjabat Gubernur (Sony Sumarsono), minggu depan Pilkada Manado akan digelar,” ujar GSVL. (antoreppy)