IKLAN

Penculikan Bocah Perempuan Mulai Terjadi di Manado, Ini Pengakuan Jingga  


Jingga, bocah perempuan korban penculikan ditemani ibunya saat memberi keterangan kepada polisi

Jingga, bocah perempuan korban penculikan ditemani ibunya saat memberi keterangan kepada polisi

MANADO – Berbagai tindak kejahatan terus terjadi di Kota Manado. Kali ini kejahatan modus baru dengan menculik bocah perempuan. Ini seperti dialami  Jingga –samaran–, bocah perempuan berusia 9 tahun, Rabu (30/9) sekitar pukul 10.45 Wita.

Ketika itu bocah yang tinggal di Lorong Anoa, Kelurahan Teling Ata situ baru saja pulang sekolah. Di tengah perjalanan pulang ke rumahnya tiba-tiba sebuah mobil Daithatsu Terios hitam DB 4202 AV berhenti di dekatnya.

“Ada Om di dalam mobil tawarkan naik ikut bersamanya. Tapi kita nda mau,” aku Jingga didampingi ibunya saat berada di kantor polisi. Karena tidak mau, lelaki yang belakangan diketahui identitasnya berinisial CW alias Chris (23) turun dari mobil lalu mengangkat

Tersangka CW alias Chris ketika diamankan di Kantor Polisi

Tersangka CW alias Chris ketika diamankan di Kantor Polisi

tubuh mungil Jingga naik ke dalam mobil.

Jingga yang masih belia itu tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi melakukan perlawanan.  Jingga kemudian bercerita, saat di dalam mobil lelaki yang tercatat warga Kelurahan Kleak mulai mengereyangi bagian sensitive di tubuhnya.

“Om mulai pegang-pegang kita pe alat vital. Kita so takut,” cerita Jingga. Karena ketakutan, Bocah malang inipun hanya bisa berteriak. Beruntung teriakan Jingga itu sempat didengar seorang sopir mikro yang kebetulan melewati lokasi kejadian.

“Om di oto mikro langsung berhenti dan ikut berteriak minta tolong,” kata Jingga. Saat itu juga sejumlah warga langsung berdatangan di lokasi kejadian. Pelaku pun tak bisa melarikan diri karena langsung dihajar massa hingga babak belur. Oleh warga, pelaku diserahkan ke aparat kepolisian. (tox)