IKLAN

Pemprov Seriusi the 29th ACDM dan Bulan PRB 2016 di Manado


Wagub Steven Kandouw saat rapat bersama panitia pusat dipimpin langsung Kepala BNPB Willem Rampangiley dan dihadiri Deputy Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana dari Kemenko PMK Masmun Yan Mangesa SE MBA dan Panitia Daerah dipimpin langsung Wakil Gubernur Sulut yang juga selaku Ketua Panitia Daerah

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat memimpin rapat bersama panitia pusat Kepala BNPB Willem Rampangiley, Deputy Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana dari Kemenko PMK Masmun Yan Mangesa, di ruang Mapaluse Kantor Gubernur, Kamis (8/9) (foto:Ist)

MANADO-Pertengahan Oktober 2016, event Nasional dan Internasional di Manado yakni bertajuk Bulan Pengurangan Resiko Bencana (BPRB) dan Even Regional 4th Asean Ministerial Meeting on Disaster Manajemen (AMMDM) dan 29th Asean Community on Disaster Management (ACDM).

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menyebut untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah siap baik dari segi pendanaan, personil, kendaraan maupun hotel.

“Kalau mau ditambah acaranya kami juga sudah siap, karena kami sudah banyak pengalaman menjadi tuan rumah baik iven nasional maupun even internasional,”katanya sambil tersenyum, saat rapat bersama Panitia Pusat dan Panitia Daerah di ruang Mapaluse Kantor Gubernur, Kamis (8/9) difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan dimasing-masing bidang.

Diketahui, event BPRB sekaligus peringatan hari Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dilaksanakan 11-13 Oktober 2016 mendatang dibeberapa lokasi di Manado.

Ia menambahkan, beberapa lokasi yang sudah dijadwalkan panitia daerah baik yang akan diselenggarakan di hotel Novotel Manado seperti The 29th ACDM, ADDM (Asean Day Disaster Management), pemberian sertifikasi profesi PB. Asean, Asean Disaster Expert Association, Asean DC dan pemberian pengharggaan Tangguh Award 2016.

Kemudian Pameran penanggulangan bencana, Working Session (WS) 1-3, lomba PRB antar BPBD Provinsi: Pameran, cerdas cermat sekolah aman bencana, paduan suara antar masyarakat dan music kolintang di lapangan Mega Mas Manado. Lapangan Koni Sarion Manado dengan agenda kegiatan gelar relawan PB, konferensi nasional PRBBK, dan evakuasi mandiri,”jelas Kandouw juga sebagai Ketua Panitia daerah.

Sembari menuturkan, kegiatan lainnya bersih pantai Malalayang dan Sungai Sario kemudian penanaman mangrove dan penananam terumbuh karang di Taman Nasional Bunaken, serta rally pengurangan resiko bencana mengambil jalur Manado menuju Tondano.

Dalam kegiatan rally pengurangan resiko bencana peserta juga akan memasang rambu-rambu peringatan pada wilayah rawan longsor dan banjir pada jalur antara Manado-Danau Tondano dengan menggerakan mobil orange BNPB di daerah,”kuncinya.

(srikandi/hm)