IKLAN

Pemprov Genjot UKM dan IKM Sulut Tingkatkan Produksi Souvenir


MANADO– Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw mengatakan cendera mata atau souvenir khas daerah harus segera dipenuhi para pihak usaha kecil menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) demi memenuhi kebutuhuan para turis.

Salah satu hasil UKM Sukut yang dipromosikan

Salah satu hasil UKM Sulut yang di jual di pusat kota 45 Manado beberapa waktu lalu, (foto:Kandi/ML)

Hal tersebut dalam memajukan sektor pariwisata. Mulai 4 juli 2016 hingga saat ini turis Tiongkok dan wisman lainnya mengunjungi Sulut sebanyak 3800 orang.

“Kebutuhan souvenir ini harus segera dipenuhi karena sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Sulut. Para turis menghabiskan dana sekitar 2 juta rupiah hanya untuk membeli souvenir saja,”jelas Kandouw pada pihak UKM dan IKM Sulut di ruang rapat WOC kantor Gubernur, Jumat (22/7).

Wagub

Wagub saat bersama para pelaku UKM dan IKM saat menunjukkan hasil karya khas Sulut di ruang WOC, Kantor Gubernur Jumat (22/7) (foto:Ist)

Lanjutnya, para UKM agar membuat cendera mata ciri khas daerah yang berkonten asli lokal dengan kualitas terbaik dan harga sesuai.

“Kebutuhan turis seperti souvenir cindera mata, makanan ringan dan barang lainya banyak dicari, sedangkan saat ini akibat banyaknya turis kebutuhan tersebut semakin berkurang,”katanya.

Pelaku UKM untuk lebih siap lagi memproduksi cendera mata berkualitas, agar para turis tidak kecewa saat membeli cendera mata saat berada di Sulut.

Bagi pengusaha UKM yang ingin menjual berbagai macam cendera mata khas, fasilitas ini dibuka gratis dengan mendaftar di Disperindag Sulut.

Diketahui sebagai penunjang, Pemprov telah mengambil langkah dengan membuka souvenir shop di kawasan Marina Plaza dan kawasan gedung CTI Mapanget Manado. Segera daftar. (srikandi/Hm)

 

Manado Fiesta 2017