IKLAN

Pemilik Lahan Demo Pemkab Bolmong di Kantor Camat Dumoga Utara


 

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan di Kantor Camat Dumoga Utara. (foto dok)

Demo Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan di Kantor Camat Dumoga Utara. (foto dok)

BOLMONG – Bertahun-tahun tak juga digubris pemerintah, warga yang mengaku pemilik lahan transmigrasi di Desa Mopuya Utara dan Mopuya Selatan menggelar unjuk rasa menuntut pembayaran ganti rugi lahan terjadi di Kantor Camat Dumoga Utara, Kamis (29/10).

Puluhan warga tersebut menuntut pemerintah segera melakukan pembayaran ganti rugi atas lahan milik mereka yang kini diduduki ribuan transmigran korban letusan Gunung Merapi sejak tahun 1972.

“Pemerintah harus bertanggungjawab dan segera membayar ganti rugi lahan milik 150 warga,” tegas Jairudin Mokoagow, perwakilan warga. “Kami minta Pemprov Sulut mengeluarkan surat dukungan kepemilikan lahan mereka yang akan diteruskan ke kementerian terkait,” tambah Mokoagow.

Masih menurutnya, ganti rugi harus segera dibayarkan, apalagi putusan Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu bernomor: 63/Pdt.G/2012/PN.KTG, mewajibkan Pemkab Bolmong membayar tanah seluas 300 Ha senilai Rp 4,5 miliar. Dengan estimasi pembayaran per-Ha dibayar sebesar Rp 15 juta. “Luas lahan tersebut 300 Ha dengan 150 orang pemilik,” ujarnya.

Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, demo berjalan aman tanpa ada tindakan anarki. Dalam aksi tersebut, para pendemo mengelar karpet biru di depan kantor dan di ruangan dan tidur-tiduran didalam ruangan. Para pendemo memilih menginap di salah satu ruangan di kantor camat. Para pendemo mengancam akan tetap menduduki kantor camat hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Camat Dumoga Utara, I Ketut Kolak mengatakan pihaknya telah berusaha berdialog dengan para pendemo. Mereka mencoba melakukan pendekatan persuasif dengan berjanji akan memfasilitas pertemuan dengan pemkab. (yoan)