IKLAN

Pemberlakuan One Way Traffic, Sebagian Warga Manado Masih Bingung


received_985268241559124

One Way Traffic di Zero Point 45. (Foto eka/ml)

MANADO – Hari pertama pemberlakuan Jalur satu arah atau one way traffic masih membuat bingung para pengendara dan juga warga yang ingin menaiki angkutan kota, sabtu (06/2). Ada beberapa warga terlihat bertanya-tanya kepada petugas polisi di lapangan. Jhonli (23) warga perkamil ini masih bingung naik angkot jurusan perkamil. “Saya dari malalayang mau ke perkamil tapi jalur sudah berubah, biasakan angkot perkamil ada Multimart” katanya.

Ada juga pengendara motor Andre (37) warga bahu yang mengatakan one way traffic ini belum tersosialisasi dengan benar. “Saya sudah tahu kalau mau ada One Way Traffik tapi yang saya kira hanya di jalan boulevard dan samrat saja. Ini juga belum tersosialisasi dengan baik” katanya. Sementara itu, Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Subandriya, yang memantau langsung penerapan jalur satu arah ini dengan berkendara sepeda motor PJR. Dibeberapa titik Dirlantas berhenti sesaat untuk memberikan arahan maupun menanyakan situasi kepada para Anggota yang sedang bertugas, bahkan memberitahu langsung pada salah seorang pengendara mobil yang salah arah. “Satu arah Pak, silahkan berputar,” himbau Dirlantas sambil memperlambat laju sepeda motornya saat melintas di ruas Jalan Piere Tendean.

Program satu arah ini bukan program uji coba, namun akan diberlakukan secara terus menerus sampai batas waktu yang tidak ditentukan. “Jika ada masalah, kita cari solusinya dengan melibatkan pemerintah maupun masyarakat,” ujar Sudandriya.

Untuk diketahui, jalur satu arah Kota Manado mengikuti arah jarum jam. Dimulai dari pertigaan Bahu, Jalan Piere Tendean (Boulevard) menuju pertigaan lampu merah Marina Plaza. Belok ke kanan arah Zero Point, belok kanan sepanjang Jalan Sam Ratulangi sampai di tugu Pikat, Jalan Ahmad Yani Sario sampai di SPBU, belok kanan arah Malalayang hingga kembali di pertigaan Bahu. Perubahan satu arah juga dilakukan di Jalan Sudirman. Jika kendaraan dari arah Boulevard, harus belok kiri Zero Point, melewati TKB, belok kiri arah Jalan Roda hingga lampu merah Komo Luar, belok kanan menuju Gereja Sentrum. (ekaputra)