IKLAN

Pembahasan Revisi Perda Pajak,Tim Pakar Temukan Kerugian 100 Miliar


REVISI: Rapat pembahasan revisi perda pajak. (foto:mekar/manadoline)

REVISI: Rapat pembahasan revisi perda pajak. (foto:mekar/manadoline)

MANADO – Panitia Khusus (Pansus) pembahas revisi Pajak Daerah kembali melakukan pembahasan dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Biro Hukum Pemprov Sulut serta tim pakar yang diketuai Prof. Ronny Maramis, Senin (11/5) di ruang rapat satu Deprov.

Dari pembahasan kemarin, Ketua tim pakar, Prof. Ronny Maramis menemukan adanya kebocoran anggaran sebesar Rp100 miliar dari selisi 253 ribu kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak antara Dispenda dan Polda Sulut.

Temuan dari tim pakar ini diakui Ketua Pansus Panjak Noldi Lamalo serta anggota Pansus yang lain sudah menjadi pembahasan serius antara Pansus dan Dispenda.

Dengan alasan inilah, Lamalo berharap antara Dispenda dan Polda Sulut perlu adanya singkronisasi data.

Bahkan dalam pembahasan kemarin anggota Pansus, Ferdinand Mangumbahang meminta agar pansus, tim pakar serta Dispenda bisa bersama-sama ke Polda Sulut untuk melakukan sinkronisasi data dari jumlah kendaraan yang sudah membayar pajak dan yang belum.

Namun dari hasil pembahasan pasal- pasal kemarin singkronisasi data jumlah kendaraan antara Dispenda, Polda Sulut dan Jasa Raharja nanti diberlakukan tahun depan setelah revisi Perda Pajak ini di tetapkan.
Sementara itu yang terpantau kemarin tidak semua anggota Pansus Pajak yang hadir. Padahal pansus ini telah diingatkan pada tanggal 28 Mei 2015 sudah harus ditetapkan. Anggota yang hadir dalam pembahasan Ketua Noldi Lamalo, Sekertaris dr Ivone Bentelu, anggota Ferdinand Mangumbahang, Muhamad Y Hamim. (mom)

 

Manado Fiesta 2017