IKLAN

Pelaku Industri Kreatif: Terbitkan Pergub Saja Lebih Bagus


Gian Mansa, wirausaha industri kreatif dari bahan kelapa dan turunannya.

Gian Mansa, Wirausaha industri kreatif dari bahan kelapa dan turunannya.

MANADO- Sektor industri kreatif penopang perekonomian daerah, sebagai penghasil devisa maupun pencipta lapangan kerja. Namum sayang, keberpihakan Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) belum dirasakan para pelaku usaha.

Maksudnya, industri kreatif harus memiliki landasan hukum yang jelas dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk para pelaku industri kecil,”ungkap komunitas Gian Art bergerak industri kreatif khusus kerajinan tempurung dan batang kelapa asal Tomohon Gian Mansa.

“Berkaca di daerah lain misalnya Yogyakarta dan Kendari memiliki Pergub industri kecil, dengan bebas memamerkan atau menjual hasil karya mereka diseluruh perhotelan dan tempat wisata daerah masing-masing,”beber Mansa.

“Kalau ada Pergub kan turis dapat masuk keluar bawa ole-oleh yang ditawarkan pihak perhotelan, subsidi ke hotelnya baru kita pelaku usaha suplay lagi begitu seterusnya, lumayanlah misalnya 20 wisatawan lokal ataupun asing keluar masuk hotel membeli souvenir asli Sulut misalnya gantungan kunci dari tempurung kelapa, jadi sehari laku 20 item,”terang Mansa.

Menurut Mansa, memang butuh proses dan kajian Pergub untuk industri kreatif, itu sudah sempat dibahas beberapa waktu lalu, dan menurut salah satu sumber sudah sampai dibahas pada Biro Hukum Pemerintahan Provinsi Sulut.

“Mohonlah, diakhir jabatan Gubernur Sulut Dr. Sinyo H Sarundajang secepatnya mendesak itu, karena sektor industri kreatif jika memiliki Pergub saya jamin tingkat pengangguran tinggi dapat teratasi, karena otomatis daya serap tenaga kerja sangat dibutuhkan,”kuncinya. (srikandipengemanan)

 

Manado Fiesta 2017