IKLAN

UPK Pelatihan Kerja Kurang

Pelaku Industri Kreatif Minta Pemerintah Jangan Sekadar Teori


UPK Pelatihan Kerja Kurang

KREATIF:

KREATIF: Salah satu karya tangan Gian Mansa dan pelaku industri Gian Art, meja bercorak Yin Yang dari bahan kelapa spesifik batang dan batoknya , asli Sulut. Rabu (12/8) (foto:Kandi/manadoline)

MANADO- Pelaku sektor industri kreatif, khusus pengelola bahan dasar kelapa dan turunannya memproduksi souvenir asli Sulawesi Utara (Sulut), menggenjot pemerintah perhatikan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pasalnya, proses pembinaan SDM masih kurang sentuhan pemerintah.”Kami lihat hingga saat ini, pemerintah jangan banyak teorinya saja tapi harus praktek turun lapangan dan harus mampu menciptakan lapangan kerja tentu didalam sesuai aturan yang ada,”terang Gian Mansa, wirausaha juga pimpinan sektor industri kreatif pengelola bahan dasar kelapa “Gian Art” asal Tomohon, Rabu (12/8).

Kepada www.manadoline.com Gansa menambahkan harus ada pendidikan yang dibangun, permasalahannya kesulitan wadah tempat latihan dimasing-masing Kab/Kota di Sulut.”Unit PelaksanaTeknis (UPK) Pelatihan Kerja masih kurang,”ungkap Mansa.

Contoh di Tomohon tidak ada sama sekali UPK pelatihan.”Bagaimana masyarakat itu bisa belajar, tapi tidak ada tempatnya, kalau andai kata ada pasti tenaga terampil didalamnya, juga kedepan bisa menghasilkan tenaga kerja,”bebernya.

Dia menambahkan, jika ada proses kerja terpadu secara praktek untuk mendidik pelaku industri yang dilakukan Pemerintah, mereka (pemerintah-red) harus melakukan secara berkesinambungan tolong butuh didampingi,”tegas Gansa jebolan tenaga kerja terdidik bimbingan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulut asal mula karirnya menekuni sektor industri kreatif ini. (srikandipangemanan)