IKLAN

Pejabat KPKNL itu Kantongi 2 KTP, Sebelum Tewas Sempat Transaksi di ATM Mandiri


Oktavianus Kayode saat ditemukan tak bernyawa di kamarnya dengan bukti identitas diri dan bukti lain sebelum tewas. (foto: ronald george)

Oktavianus Kayode saat ditemukan tak bernyawa di kamarnya dengan bukti identitas diri dan bukti lain sebelum tewas. (foto: ronald george)

MANADO – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Manado berduka.

Salah satu pejabatnya, Oktavianus Kayode (56), Sabtu (16/7) malam ditemukan tewas di kamar kosnya di Kelurahan Ranotana Lingkungan I Kecamatan Sario.

Korban yang memegang jabatan Kepala Seksi Piutang Negara itu ditemukan sekitar pukul 21.30 Wita oleh salah satu rekan kerjanya sekitar pukul 21.30 Wita.

Korban diperkirakan tewas sekitar dua hari lalu. Pasalnya, di lokasi kejadian ditemukan sebuah struk transaksi pembelian voucher pulsa Simpati melalui ATM di nomor HP di kawasan jalan Samrat pada tanggal 14 Juli pagi sekitar pukul 9.08 Wita.

Kecuali itu, di lokasi kejadian ditemukan juga dua buah KTP (Kartu Tanda Penduduk) milik korban. Dalam KTP itu, korban tercatat warga Jayapura dan Makassar.

Polisi sendiri sampai berita ini diturunkan malam ini masih melakukan olah TKP. Kanit Reskrim Polsek Sario, Ipda Erwin Mantiri yang dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

Pihaknya sudah memasang police line di lokasi kejadian untuk penyelidikan. Menurut Mantiri, korban diperkirakan meninggal karena sakit.

“Jasadnya sudah membusuk. Sepertinya korban sudah meninggal lebih dari satu hari. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit karena tak ada tanda kekerasan di tubuh. Tapi kami masih akan melakukan penyelidikan,” tandas Mantiri. (antoreppy)