IKLAN

Pedagang: Perkiraan Harga Daging Melonjak Dua Hari Jelang Lebaran


Salah satu pedagang daging di Pasar Bersehati Manado (foto:Kandi/manadoline)

Salah satu pedagang daging di Pasar Bersehati Manado (foto:Kandi/manadoline)

MANADO- Memasuki minggu kedua bulan puasa atau H-25 Lebaran, pasokan harga kebutuhan pokok khususnya daging pagi ini, Senin (22/6) masih stabil. Tetapi yang ditakutkan dua hari jelang Hari Raya.

Melihat harga daging sapi di Pulau Jawa mengalami kenaikan. Untuk pasokan daging di Sulut khususnya Pasar Bersehati masih terbilang biasa saja. Ayam daging Rp 30 ribu per kilogram, ayam bete Rp 50-60 ribu per kilogram. Saat ini harga daging sapi di Pasar Bersehati masih berkisar Rp 85 ribu per kilogram hingga Rp 92 ribu per kilogram.

“Menariknya beberapa bulan terkahir, harga daging ayam seperti itu,”tutur salah satu pedagang daging ayam, Ahmad warga Tuminting.

Senada dengan itu, salah satu pedagang daging lainnya Udin mengaku pada umumnya daging sapi di Sulut merupakan produksi peternak lokal, jadi harganya terbilang lebih murah dibandingkan Pulau Jawa,” jelasnya.

Kualitas daging sapi di Sulut masih lebih murah dan terjamin. Ungkap Lenda, ibu rumah tangga asal Wonasa Kombos mengatakan harga daging sapi di Pasar Bersehati memang masih stabil.

“Ada kekhawatiran dari kami, semakin dekat Lebaran biasanya stok daging ditahan perusahaan ternak, itu artinya bisa saja dua hari jelang Lebaran terjadi lonjakan harga, termasuk stok daging meningkat dan mahal akibatnya banyak tidak terjual,”ungkap pedagang. (srikandipangemanan)