IKLAN

Pasangan Singal – Tuwaidan Unggul Hasil Survei IPC


AIRMADIDI – Pasangan Sompie S.F. Singal dan Fransisca M. Tuwaidan memiliki elektabilitas tertinggi, jika keduanya maju pada Pilkada Kabupaten Minahasa Utara. Hal itu berdasarkan hasil survei Indoresearch Public Care (IPC), Lembaga Survei Independen berkelas nasional yang berkantor pusat di Rukan Graha Permata Pancoran Kav A-8 Jakarta-12780.

“Kami melakukan survei ini tujuannya untuk mengidentifikasi vote awareness dan share elektabilitas simulasi pasangan calon di Pilkada Minut 2015, serta mengukur elektabilitas figur dan pasangan berdasarkan keinginan rakyat,” kata Direktur Riset dan Operasional IPC, DR.  Afendy A. Nugroho, didampingi Stanly F. Mewengkang, Koordinator Regional Sulawesi Utara dan Charles Y. Lengkong, Koordinator Area Kabupaten Minut, pada Sabtu (18/0).

image

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan acuan menggunakan daftar pemilih tetap (DPT), dilakukan secara acak berdasarkan kandidat Bupati dan Wakil Bupati yang sudah resmi mendaftar di Parpol maupun yang didorong maju oleh elemen masyarakat dan terpubikasi di media massa.

Indoresearch Public Care (IPC) merilis hasil simulasi terhadap 4 Bakal Calon Bupati dengan pasangan masing-masing 3 Bakal Calon Wakil Bupati, serta simulasi terhadap 5 Pasangan Bakal Calon lainnya. Data survei IPC mengambil sampel masing-masing 10 (sepuluh) orang tiap Desa/Kelurahan se-Kabupaten Minut, dengan total 1.310 responden, yang digelar sejak tanggal 1-18 Juli 2015.

Hasil survei simulasi pasangan menempatkan Bakal Calon Bupati Sompie S.F. Singal dan Fransisca M. Tuwaidan teratas memperoleh dukungan 32.2 %, jika berpasangan dengan Adriana Dondokambey didukung 26.6 % dan berpasangan dengan Peggy A. Mekel didukung 24.4 %.
Simulasi pasangan lainnya Bakal Calon Bupati Vonnie A. Panambunan dan Johan C. Mandagi menempati posisi kedua teratas dengan perolehan dukungan 29 %, jika berpasangan dengan Henry Walukow didukung 26.6 % dan berpasangan dengan Joppi Lengkong didukung 19.1 %.

Sementara Fransisca M. Tuwaidan sebagai Bakal Calon Bupati jika berpasangan dengan Denny Wowiling menempati urutan ketiga teratas memperoleh dukungan 28.9%, berpasangan dengan Henry Walukow didukung 26.2 % dan berpasangan dengan Berty Kapojos didukung 24.1 %.
Sedangkan Yulisa Baramuli sebagai Bakal Calon Bupati jika berpasangan dengan William S. Luntungan memperoleh dukungan 15.9 %, jika berpasangan dengan Denny Lolong didukung 15.4 % dan berpasangan dengan Patrice Tamengkel didukung 13.5 %.
Kemudian 5 pasangan calon lainnya, Piet Luntungan dan Lucky Longdong didukung 13.2 %, Herry Tombeng dan Johanis Rumambi didukung 11.9 %, Adriana Dondokambey dan Paul Nelwan 9.8 %, Netty A. Pantow dan Edwin Nelwan 5.7 %, yang terakhir pasangan Agnitje Rumambi dan Albert Bolang didukung 3.6 %.

“Figur Bakal Calon Wakil Bupati bukanlah semata hanya pendamping bagi Bakal Calon Bupati, justru sosok Wakil tak kalah pentingnya dalam meningkatkan popularitas dan elektabilitas.” tambah Stanly F. Mewengkang, Koordinator Regional IPC Sulawesi Utara. Kemampuan dan kelebihan figur wakil bisa menutupi kelemahan bakal Calon Bupati yang akan diusung, bahkan bisa menjadi penentu kemenangan. Karena itu, setiap bakal Calon Bupati harus dapat menetukan pasangannya dengan baik.

“Jika salah memilih pasangan, bisa menjadi bumerang dan bencana bagi Calon Bupati, sebaliknya hal ini juga berlaku bagi Calon Wakil, mereka harus jeli untuk menerima tawaran sebagai Wakil, ujarnya sambik menambahkan, meski masih akan diikuti oleh Incumbent dan memiliki elektabilitas yang baik, namun bukan satu-satunya penentu kemenangan. Banyak faktor yang menentukan kemenangan di Pilkada Minut mendatang. ”Penentu utama program dan visi misi bakal calon tersebut. Kemudian gerakan mesin politik dan dukungan finansial juga salah satu penggerak kemenangan. Intinya, saat ini masyarakat butuh pemaparan visi dan misi dari masing-masing calon, terlebih khusus juga sentuhan sosial dari mereka para calon tersebut,” pungkasnya.(rilis IPC)