IKLAN

Paransi CS, Mengaku Heran Ada Intervensi Terhadap Penetapan IMBA


KPUD Manado, saat memberi ketarangan pers, Selasa (06/10). (foto: istimewa)

KPUD Manado, saat memberi ketarangan pers, Selasa (06/10). (foto: istimewa)

MANADO – Intervensi kuat dari pihak luar terhadap penetapan Calon Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Manado, membuat Eugene Paransi Cs mengaku heran.

Kendati menurut Ketua KPUD Manado Eugene Paransi, pihaknya sudah menjalankan sesuai dengan peraturan KPU terkait dengan penetapan Jimmy Rimba Rogi yang didasarkan pada tanggal bebas akhir seorang bakal Calon Walikota.

“Ada pihak luar yang meminta kami untuk melanggar aturan yang menjadi pedoman dan pegangan dalam penyelenggaraan Pemilu,” kata Paransi, yang ikut didampingi 4 komisioner KPUD, saat memberi keterangan pers, Selasa (06/10).

Lebih lanjut menurut Paransi, teman-teman komisioner KPUD dimintakan untuk mengubah syarat bebas bakal Calon didasarkan pada Lembaga Departeman Hukum dan HAM dari keputusan sebelumnya yaitu dari Lembaga Pemasyarakatan.

“Sudah jelas aturannya ditulis berdasarkan surat dari Lapas dan bukan dari Depkumham. Kami tak habis pikir, ketika aturan yang sudah pakem kemudian dirubah di tengah jalan hanya karena tuntutan dari pihak luar,” terang Paransi.

Kendati demikian, Paransi menegaskan bahwa pihaknya tetap pada awal. “Malahan kami difitnah menerima uang dari Jimmy Rimba Rogi. Kenapa masalah ini terjadi ketika sudah ada penetapan dan kampanye, dan kalau memang kami salah kenapa tidak dari awal dicegah,” ungkapnya, sembari mengatakan bahwa pihaknya berkeyakinan bahwa mereka tidak salah dan semuanya sudah dilakukan sesuai aturan. (christian)

 

Manado Fiesta 2017