IKLAN

Olly: Pertumbuhan Lansia Meningkat 77,37 Persen Hingga 2025


MINUT-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan isu meningkatnya penduduk lanjut usia (Lansia) telah mendunia. Sementara Indonesia sendiri berada dalam situasi seperti itu, seiring dengan meningkatnya angka usia harapan hidup penduduk.

Suasana saat Wakil Gubernur Sulput Steven Kandouw dilantik oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Lansia Sulut periode 2016-2021. Pelantikan tersebut dirangkaikan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional T2016  di halaman kantor Bupati Minut. Disaksikan ribuan lansia se-Kabupaten/Kota, Rabu (27/7) (foto:Ist)

Suasana saat Wakil Gubernur Sulput Steven Kandouw dilantik oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Lansia Sulut periode 2016-2021. Pelantikan tersebut dirangkaikan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional T2016  di halaman kantor Bupati Minut. Disaksikan ribuan lansia se-Kabupaten/Kota, Rabu (27/7) (foto:Ist)

Diketahui, proyeksi penduduk dunia menurut PBB menunjukan bahwa dalam periode 2005-2025 penduduk lansia dunia akan mencapai 77.37 persen, sedangkan peningkatan usia produktif hanya mencapai 20.95 persen.

Olly menambahkan, pada 1970 jumlah penduduk lansia 5,3 juta jiwa (4.48%), 2010 sudah mencapai 18,04 juta jiwa (9,6%). Artinya selama empat dekade terjadi peningkatan empat kali lipat jumlah penduduk lansia.

Pada 2014 menurut data lansia di Indonesia mencapai 20.25 juta jiwa,”jelas Olly saat melantik Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) lansia Sulut periode 2016-2021 di Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut)

WHO memproyeksikan penduduk lansia Indonesia pada 2020 adalah 11.34% atau 28.8 Juta orang. disisi lain jumlah penduduk usia dibawah lima tahun (Balita) hanya 6.9% dengan konsekwensi meningkatnya kebutuhan pelayanan dan perlindungan sosial lansia,”ungkapnya kepada ribuan lansia yang berdatangan dari kabupaten/Kota.

Namun demikian pemerintah Indonesia memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan sosial lansia. Hal ini tercermin dengan adanya peraturan perundang-undangan penanganan lansia.

Dimana pewraturan tersebut adalah UU No. 13 Tahun 1998 tentang peningkatan kesejahteraanb sosial lansia, Permendagri No.52 Tahun 2004 tejntang komisi nasional lansia, agar sesuai dengan kebutuhan lansia, terangnya.

“Seluruh warga Sulut agar terus berupaya sekuat tenaga memberikan peluang kepada lansia untuk tetap sehat dan aktif dalam pembangunan dan memperoleh perlindungan sosial dihari tuanya,”pungkasnya. (Srikandi/Hm)

 

Manado Fiesta 2017