IKLAN

Oknum Petinggi ASN Pemkot Manado Diduga Terlibat Money Politics, Dipolisikan PP


Ketua Pemuda Pancasila Manado, Paulus Pangau bersama Kapolda Sulut, Brigjen Wilmar Marpaung

Ketua Pemuda Pancasila Manado, Paulus Pangau bersama Kapolda Sulut, Brigjen Wilmar Marpaung

MANADO – Harusnya menjadi contoh kepada anak buahnya di jajaran Pemkot Manado, eh… justru dilaporkan ke Polisi menyusul ditemukan dugaan terlibat money politics untuk salah satu calon pada kampanye Pilkada Manado belum lama ini.

Pemuda Pancasila (PP) yang menemukan bukti kuat dugaan permainan uang itu pun langsung melaporkan oknum petinggi ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkot Manado ke Polresta Manado.

“Kami sudah membuat laporan dugaan pidana oknum Sekkot Manado ke Polresta Manado,” tegas Ketua PP Manado, Paulus Pangau sambil menyebutkan nomor laporan polisi STPLP/3163/X11/2015/sulut/resta mdo.

Ceritanya; Oknum petinggi ASN tersebut beberapa waktun lalu turun lapangan ke wilayah Sario. “Menurut saksi, beliau katanya mau silaturahmi keluarga yang ada di Sario,” kata Pangau.

Ternyata di Sario oknum petinggi ASN tersebut sempat bagi-bagi duit kepada warga, dengan komitmen warga harus memilih pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Gerindra dan Hanura, yakni Harley Mangindaan-Jemmy Asiku.

Tanpa sepengetahuan oknum petinggi ASN itu, ada warga yang melapor kepada dua anggota PP. Kedua anggota PP Manado yang menjadi saksi di Polresta Manado, Bobby Rambing dan Hanny Wulur langsung meminta warga yang menerima duit dari oknum ASN itu membuat pernyataan.

“Mereka (warga) membuat pernyataan di kertas dengan form PP kalau mereka benar-benar menjadi saksi dan melihat langsung oknum ASN itu bagi-bagi duit. Warga yang menerima duit itu juga disuruh buat surat pernyataan untuk mendukung pasangan nomor 1. Semua bukti-bukti itu sudah kami kantongi,” ujar Pangau.

Berdasarkan pengakuan dari bukti surat pernyataan itu, PP pun langsung membawa kasus dugaan money politics oknum petinggi ASN Pemkot Manado itu ke polisi.

“Jadi unsure pidannya kami serahkan ke polisi. Sedangkan status yang melakat sebagai PNS akan kami lapor ke komisi ASN pusat karena PNS yang terlibat politik saat kampanye itu ada aturan mereka yang melarang,” tambah Pangau.

Pangau sendiri akan mengawal laporan dugaan money politic oknum petinggi ASN Pemkot Manado di kepolisian maupun di Komisi ASN. “Kami ada saksi-saksi serta bukti pendukung oknum tersebut terlibat money politics. Dan kepada dua saksi anggota PP bersama keluarga mereka, kami akan lindungi jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan,” pungkas Pangau. (ant)

 

Manado Fiesta 2017