IKLAN

“Oknum Kadis Dugaan Cabul Siswi SMK itu Sudah Datang dan Minta Maaf Kepada Korban di Rumah”  


Komda PA Sulut, Jull Takaliuang bersama Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait Komisioner PA, Jolanda Kalonta Wahyu saat menjelaskan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak didepan Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung

Komda PA Sulut, Jull Takaliuang (paling kanan) bersama Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait Komisioner PA, Jolanda Kalonta Wahyu saat menjelaskan maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak didepan Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung

MANADO – Komda PA (Perlindungan Anak) Sulut, Jull Takaliuang mengaku sedikit heran dengan sikap oknum Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kota Manado berinisial HW yang dilaporkan melakukan dugaan cabul terhadap Jingga (nama disamarkan), siswa salah satu SMK di Kota Manado.

Pasalnya, didepan penyidik Polda Sulut membantah mati-matian perbuatannya. Sementara oknum kadis tersebut sebelumnya sudah pernah datang ke rumah korban dan meminta maaf.

“Beliau sempat berdoa bahkan sampai menangis meminta maaf kepada korban dan keluarganya. Ini kan salah satu bukti secara tersirat kalau oknum kadis tersebut membenarkan telah melakukan perbuatan dugaan cabul itu. Sebab, untuk apa dia minta maaf kalau tidak melakukan,” tegas Jull kepada Manado Line usai menemani pertemuan Komnas PA, Aris Merdeka Sirait bersama Komisioner PA, Jolanda Kalonta Wahyu akhir pecan lalu.

Dia mengaku, bukti-bukti foto oknum kadis tersebut datang minta maaf di rumah korban sudah diserahkan ke penyidik. Bahkan Oma korban salah satu saksi mendengar pengakuan oknum tersebut.

“Tapi biarlah kita serahkan ke penyidik  untuk mengusutnya. Yang pasti Kapolda sudah menjanjikan kasus ini akan terus berproses dan tak akan dihentikan sepanjang penyidik Polda masih melakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar Jull.

Dia mengapresiasi sikap tegas Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung yang memerintahkan kasus tersebut dilanjutkan dan didalami penyelidikannya oleh penyidik. (ekaputra)