IKLAN

NAP Ingatkan BKD Rolling ASN Harus Proposional


MANADO-Netty A Pantow mengingatkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut untuk menempatkan Aparatur Sipil Negara ( ASN) harus proposional.

Netty A Pantow  saat mengkritisi kinerja BKD Pemprov Sulut saat rapat koordinasi di ruang rapat satu DPRD Siluy

Netty A Pantow saat mengkritisi kinerja BKD Pemprov Sulut saat rapat koordinasi di ruang rapat satu DPRD Sulut

Hal ini diungkapkan Pantow ketika rapat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Pemprov Sulut. NAP sapaan akrab Wakil Ketua Badan Legislasi serta anggota Komisi Satu ini membeberkan di lingkungan Pemprov Sulut harus ada penyegaran.

Karena diakui Pantow, jika seorang ASN terlalu lama di salah satu SKPD maka oknum tersebut akan berani melakukan sesuatu yang bisa merugikan negara.

” Kita lihat saja, salah satu pegawai di Minahasa Utara di Bapeda, karena dirinya terlalu lama di Bapeda mulai dari Provinsi sampai di Minut terus melakukan pelanggaran dengan melakukan pungutan . Nah, ini harus menjadi perhatian serius dari BKD,” tegas NAP.

Masih menurut NAP, ia pun berharap dalam rolling nanti  harus diperhatikan pegawai sudah bertahun-tahun di salah satu SKPD. ” Harus dilakukan penyegaran. Seperti di Dinas Olaraga di Sekretariat DPRD Sulut ada banyak pegawai yang perlu dilakukan penyegaran,” kata mantan atlit Sulut ini.

Femi Suluh, Kepala BKD Provinsi Sulut  langsung menanggapi pernyataan dari Netty A Pantow. Dihadapan Komisi Satu, Suluh menyatakan, semua masukkan yang disampaikan Komisi Satu terutama dari Netty Pantow sementara ditindaklanjuti.

” Kalau untuk eselon II dilakukan rekrutmen terbuka sesuai dengan UU No 5 tahun 2014 tentang ASN,” aku Suluh.

Sementara untuk penyegaran pegawai, BKD telah meminta data pegawai yang bekerja 5-10 tahun. ” Yang baru masuk di BKD ada sekitar 370 pegawai,” tambah Suluh. (mom)