IKLAN

Moniaga: Pemkab Minsel tak Manusiawi


Anggota DPRD Sulut, Juddy Moniaga

Anggota DPRD Sulut, Juddy Moniaga

MANADO – Juddy Moniaga anggota DPRD Sulut dapil Minsel-Mitra menyatakan keprihatinannya atas pernyataan dari Asisten I Pemkab Minsel, B Watung terkait pelebaran jalan Amurang.

Kepada para wartawan, Moniaga menyatakan, apa yang disampaikan Asisten I bahwa proyek pelebaran jalan Amurang akan tetap dilaksanakan meskipun ada komplein dari masyarat.

“Dalam satu surat kabar, Asisten Satu mengatakan jika ada masyarakat yang mengeluh soal ganti rugi. Maka uangnya akan dititipkan ke pengadikan dan proyeknya tetap jalan,” tegas Moniaga.

Lanjut anggota Komisi II membidangi Perekonomian dan Keuangan ini, meskipun negara kita adalah negara hukum. Namun alangkah baiknya pelebaran jalan Amurang ini dapat diselesaikan secara musyawarah.

” Kita contohi apa yang dilakukan Presiden Jokowi dalam menyelesaikan masalah ia langsung turun ke masyarakat semejak ia masih menjadi Wali Kota,” kata Moniaga. Sembari mengakui jika proyek tersebut dijalankan tanpa mengindahkan aspirasi dari masyarakat maka sikap Pemkab Minsel tak manusiawi.

Diketahui sebagian besar masyarakat yang ada di Desa Uwuran Satu dan Dua serta Desa Buyungon mengeluh karena biaya ganti rugi pelebaran jalan sangat murah. Permeter tanah masyarakat oleh Pemkab Minsel hanya dibayar 275 ribu.(mom)