IKLAN

Mongisidi: Harkitnas Memicu Upaya Memajukan Diri


Elsje Mongisidi, SE

Elsje Mongisidi, SE

BITUNG-Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 1908 memiliki makna, arti, dan sejarah yang menggambarkan perjuangan bangsa dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ketika itu di sebuah ruang belajar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen, Sekolah Pendidikan Dokter Hindia),  Soetomo di depan rekan-rekannya mengagas pendirian sebuah organisasi sosial, ekonomi, dan kebudayaan, yang ingin meningkatkan martabat rakyat dan bangsa Indonesia.

“Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk merefleksikan perjuangan yang nantinya diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan negara, bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan, dan kesadaran sebagai sebuah bangsa, kebangkitan ini memicu upaya memajukan diri,” kata Elsje Celvia Mongisidi, SE, Pimpinan Bank Sulut Cabang Bitung, Sabtu (21/5).

Ia menambahkan, Harkitnas bukan sekedar peringatan sejarah tanpa makna atau perubahan apa-apa terhadap kehidupan anak bangsa.  Pemerataan untuk mendapatkan pendidikan yang layak masih belum bisa menjangkau semua anak bangsa, sehingga banyak anak usia sekolah terpaksa putus ditengah jalan.

Disisi lain, masyarakat di negeri ini masih banyak dibawah garis kemiskinan dari sisi ekonomi, bahkan cenderung menjadi konsumen atau membutuhkan bantuan daripada menjadi produsen padahal kita melihat potensi sumberdaya alam Indonesia yang cukup besar di bandingkan negara lain.

“Harkitnas tahun ini, hendaknya bisa dijadikan titik pijak untuk menjawab kompleksnya persoalan bangsa, menjadi bangsa yang mandiri, mengoptimalkan segenap potensi SDA dan SDM demi kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya cita-cita luhur pendiri bangsa Indonesia ditengah kompetisi globlal,” pungkasnya. (jones)

 

Manado Fiesta 2017