IKLAN

Miris…!! Dilarang ke Sekolah, Siswi Ini Ternyata Disetubuhi Ayah Kandungnya


Ilustrasi.

Ilustrasi.

MANADO – Kasus pencabulan yang dilakukan oleh Manuel Jhony Isak Moningka (36), warga Kelurahan Malalayang Satu Lingkungan XI Kecamatan Malalayang akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Manado pada Senin (23/05).

Jaksa Penuntu Umum (JPU) Stefi S Tatilu SH MH yang membacakan dakwaan terdakwa dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Alfi Usup, SH MH, terdakwa Manuel telah terbukti bersalah melanggar pasal 81 ayat 1 jo ayat (3) pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Berawal pada tahun 2015 hingga 07 Maret 2016 sekitar pukul 08:00 WITA, bertempat di rumah Perum Alandrow Blok Z Nomor 04 Malalayang I Lingkungan XI. Kala itu, tahun 2015 korban tengah belajar di kamarnya. Terdakwa masuk ke dalam kamar tersebut, dan mengajari korban sembari memukulnya saat korban salah.

Beberapa menit kemudian, tak tau setan apa yang merasuki kepala terdakwa, eh tau-tau terdakwa memasukkan jarinya ke kemaluan korban hingga korban merasa kesakitan dan kemaluannya mengeluarkan darah.

Pada tahun yang sama, terdakwa kemudian nekad menyetubuhi korban tanpa pikir panjang. Saat sedang menyetubuhi korban, istri terdakwa memergoki perbuatan laknat terdakwa dan memukuli terdakwa serta menanyakan kenapa tega menyetubuhi anak sendiri, yang dijawab oleh terdakwa bahwa dirinya khilaf dan tak akan mengulanginya lagi.

Ternyata janji terdakwa tersebut tidak ditepatinya, terdakwa malah tak berhenti beberapa kali menyetubuhi korban. Puncaknya pada tanggal 07 Maret 2016 sekitar pukul 08:00 WITA, kala korban hendak pergi ke sekolah, terdakwa malah melarang korban dan bahkan memukuli korban lalu menyetubuhinya. Tak tahan dengan perlakuan ayah kandungnya sendiri, korban dan ibunya pun mengadukan ke pihak yang berwajib hingga terdakwa di proses secara hukum. (ekaputra)