IKLAN

Merasa Tidak Adil, Warga Tanjung Batu Kepung Gedung Tikala


MANADO – Puluhan warga Tangjung Batu, Senin (13/04) menggelar aksi damai di gedung DPRD Kota Manado. Kedatangan mereka terkait dengan bantuan bencana yang disalurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kepada korban bencana banjir bandang pada Januari 2014 silam.

Aksi puluhan warga tersebut, langsung diterima pimpinan dan sejumlah personil DPRD Kota Manado di ruang rapat paripurna. Dalam pertemuan mereka mengaku, hingga saat ini mereka belum menerima bantuan apapun dari Pemkot Manado meski mereka menjadi korban banjir. “Sampai saat ini, kami belum mendapat bantuan dari Pemerintah, padahal kami juga menjadi korban bencana banjir,” kata sejumlah warga.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr. Richard Sualang meminta kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, agar teknis penyaluran bantuan dilaksanakan dengan baik dan benar.

“BPBD dalam penyaluran bantuan, teknisnya harus dilakukan secara benar dan baik, jika tidak aka nada warga yang tiap hari mendatangi gedung DPRD Manado, mengaduh dan mempertanyakan masalah bantuan bencana ini,” ungkap Sualang.

Lebih lanjut, Sualang menegaskan agar data dan nama yang disampaikan kepada BPBD masih akan diverifikasi lagi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena bantuan ini menggunakan anggaran yang ditata dalam APBD maka bisa saja berimpikasi hokum.

Rombongan warga Tanjung Batu yang menggelar aksi di gedung DPRD Manado, diterima oleh Ketua DPRD Nortje Van Bone, Wakil Ketua Richard Sualang, Sekretaris Komisi A Hengky Kawalo, Ketua Komisi B Revani Parasan, Roy Maramis, Syarifudin Saafa, Arthur Paath, Anita De Blowe, Michael Kalonio. (christian)