IKLAN

Mengapa Tulude Digelar di Manado? Tokoh Nusa Utara: Terima Kasih Pak Wali Kota


Wali Kota Vicky Lumentut (kedua kiri) mendengarkan laporan panitia saat rapat pemantapan perayaan Pesta Adat Tulude, di kawasan Taman Berkat Boulevard, Selasa (27/1)

Wali Kota Vicky Lumentut (kedua kiri) mendengarkan laporan panitia saat rapat pemantapan perayaan Pesta Adat Tulude, di kawasan Taman Berkat Boulevard, Selasa (27/1)

MANADO—Tulude, sebuah pesta adat warga Nusa Utara bakal menggema di kawasan Taman Berkat (Godbless Park), Boulevard selama tiga hari berturu-turut. Pembukaan kegiatan itu akan digelar besok (Kamis 29/1) hingga Sabtu (31/1).

Kegiatan yang dipusatkan di Kota Manado membuat sejumlah tokoh Nusa Utara memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota, Vicky Lumetut yang ikut memberikan sumbangsih besar digelarnya pesta adat ini di Manado.

“Saya sebagai tokoh masyarakat Nusa Utara sangat berterima kasih kepada pak Wali Kota Vicky Lumentut. Kota Manado bersedia memberikan ruang bahkan pemerintah kota memberikan bantuan yang luar biasa agar pesta adat kami sukses digelar,’’ kata Agus Tahendung, tokoh adat Nusa Utara ini.

Alasannya, pesta adat Tulude tahun ini melibatkan warga Nusa Utara dari Kabupaten/Kota se Sulut. “Sebenarnya acara ini kalau dilihat berskala tingkat provinsi karena peserta akan hadir seluruh warga Nusa Utara di provinsi Sulut. Ini patut diapresiasi,’’ tandas Tahendung sembari menceritakan sampai pesta Adat Tulude warga Nusa Utara ini digelar di Kota Manado.

“Ini tercetus saat perayaan Natal di Sindulang, Tuminting Desember lalu. Beberapa tokoh masyarakat Nusa Utara memang berencana menggelar pesta adat ini secara meriah. Pak Wali Kota pun tertarik, dan beliau siap membantu. Makanya andil beliau di kegiatan ini sangat besar. Jadi apa salahnya seluruh masyarakat Nusa Utara patut bangga dengan niat tulus pak Wali Kota ini,’’ ujar Tahendung.

GSVL, sapaan akrab Wali Kota dari kacamata Tahendung, sosok kepala daerah yang tidak mendiskreditkan adat istiadat dari masyarakat Kota Manado yang datang dari beragam suku. “Ini salah satu contoh. Kami berterima kasih banyak kepada pak Wali Kota,’’ pungkas Tahendung. (anto reppy)