IKLAN

Mengaku Tentara, Pria Ini Curi Mobil, Motor Hingga Gaet Wanita Cantik


2016-02-27 08.29.00

YS alias Yanto tentara gadungan yang sudah meresahkan warga. (Foto eka/ml)

MANADO – YS alias Yanto (29) Warga Desa Maumbi Kecamatan Kalawat ini mengaku tentara dan memeras warga untuk mendapatkan uang. Sialnya lagi, Yanto yang asal Maluku ini juga mengaku dari anggota Yonif 712/Raider Manado hingga akhirnya ia pun diamankan dan dibawa ke Polresta Manado pada Jumat (26/2). Awal perjalanan pria bertubuh besar ini ingin menjadi tentara namun tidak pernah kesampaian, akhirnya Yanto pun memilih untuk menjadi tentara gadungan dan memeras warga hingga mencuri sebuah sepeda motor.

Kejadiannya terjadi Oktober 2015 lalu, Awalnya Yanto berteman dengan anggota Yonif 712. Dengan itu ia bebas keluar masuk asrama yang berada di Kelurahan Teling tersebut. Setelah sudah terbiasa, ternyata pelaku ini sudah berencana, untuk mencuri seragam serta peralatan yang sering dipakai anggota TNI. Niat menjadi tentara akhirnya kesampaian, ia mencuri seragam lengkap dengan sepatu dan ransel milik anggota Yonif 712/Raider.

Yanto kemudian melancarkan aksinya dengan menyewa mobil rental di kawasan 45 Manado sekitar Desember 2015 lalu, lalu ia membawanya ke Jailolo, Halmahera Barat sebagai bukti terhadap orang tua perempuan yang dipacarinya, bahwa ia memang sudah menjadi anggota TNI dan bertugas di Manado.”Saya memang bercita-bercita menjadi anggota TNI dan juga untuk menggaet wanita. Karena itu saya melakukan tindakan ini,” ungkapnya di Mapolresta Manado.

Pria ini sempat ditahan di Jailaolo tapi berhasil melarikan diri. Setelah dari Jailolo, ia pun kembali ke Kota Manado dengan maksud ingin melakukan lagi aksinya. Tapi sebelum ia beraksi, anggota Denzipur 4/YKN Manado yang sudah menunggu yanto akhirnya mengakapnya di sebuah tempat kost di maumbi. Kemudian pelaku diserahkan ke Yonif 712/Raider.

Sebelumnya juga, pelaku pernah divonis 1 tahun penjara dengan kasus yang sama, menjadi tentara gadungan dan mencuri sepada motor.

“Kami sangat resah atas apa yang dilakukan pelaku. Ia sudah melakukan pencemaran nama baik institusi kami. Untuk mendapat proses hukum maka ia kami bawa ke Mapolresta Manado,” tutur Provost Yonif 712/Raider Heri Susanto. Setelah itu, pelaku digiring ke Polresta Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana melalui Kanit SPKT Ipda H Sitompul membenarkan adanya kasus tentara gadungan tersebut. “Saat ini pelaku sedang diperiksa dan selanjutnya akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017