IKLAN

Mencoba Lari, Maling Motor Kelas Kakap Ini Dihadiahi Timah Panas


12527728_969332449819370_1033677581_n

Regian alias RR yang dihadiahi timah panas petugas. (foto ist)

MANADO – Regian alias RR (23) warga Tri mitra, Wenwin, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa dihadiahi timah panas pada kaki kirinya oleh Tim Manguni Polda Sulut setelah mengetahui keberadaan curanmor kelas kakap saat melakukan transaksi di daerah Langowan pada Kamis (07/1).Tim Manguni 3 dibawah pimpinan Ipda Adrianus Untu menuju ke lokasi dan berhasil menangkap Regian. Namun saat dilakukan pengembangan barang bukti, Regian berusaha mengelabui melawan dan melarikan diri, dengan tepat sasaran petugas membuahi timah panas di betis kaki kiri.

Pengakuan pria beranak satu ini kapok mencuri kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat. Dalam pengakuannya Regian sudah sejak 2013 menggeluti sebagai pencuri kendaraan bermotor. “Saya hanya bergabung dengan MP dan ET sejak 2013. Kemudian saya lari ke Jakarta, belum lama ke Manado dua bulan di Manado saya sudah ambil 6 kendaraan bermotor.” Ujar Pria bertato ini.

Lanjut pria memiliki badan subur ini, ia dan csnya sudah mengambil kurang lebih 104 kendaraan bermotor. “Kalau motor dijual Rp 4.5 juta, mobil jual di toli-toli Palu Rp 25 juta.” Katanya.

Regian mengaku mendapati mobil di lokasi Wanea Plaza. “Ada teman saya yang menyewa mobil disana. Karena mereka tidak ada sim jadi saya yang mengemudi kemudian bawa lari mobilnya. Saya kapok, ini terakhir kali saya melakukan ini.” Katanya sambil menahan sakit. Barang bukti berhasil diamankan yakni sepeda motor Honda CB 150 R putih hitam dan sepeda motor Byson hitam. Serta mobil Avanza abu-abu metalic.Tidak hanya Regian ditangkap, kawannya yakni Stevi alias SK (15) warga yang sama ikut ditangkap akibat turut melakukan aksi pencurian.

Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol. Pitra Ratulangi ketika dikonfirmasi mengatakan, tersangka dibuahi timah panas karena melawan petugas saat penjemputan barang bukti. “Masih ada barang bukti lainnya. Kami lakukan pengembangan dan masih ada pelaku yang berkeliaran diluar.” Jelas Ratulangi.(ekaputra)