IKLAN

Masjid Raya A. Yani Manado Diteror Bom, Warga Berhamburan


Tim Gegana Brimobda Sulut melakukan sterilisasi lokasi temuan benda diduga paket bom depan Masjid Istiqlal

Tim Gegana Brimobda Sulut melakukan sterilisasi lokasi temuan benda diduga paket bom depan Masjid Raya A. Yani

MANADO – Perasaan trauma masyarakat Indonesia belum hilang dengan peristiwa bom Sarinah, Jalan Thamrin Jakarta, Kamis (14/1) yang menewaskan 7 orang. Tadi pagi (Sabtu 16/1) giliran Kota Manado dibuat geger.

Sekitar pukul 06.00 Wita tadi, masyarakat Komo Luar, jalan Soeprapto panik menyusul Masjid Raya A. Yani yang terletak depan kantor PT Telkom Manado diteror bom. Sebuah benda berupa paket bom terlilit kabel ditemukan di trotoar depan masjid terbesar di Kota Manado itu.

Saksi mata pertama kali menemukan, Ahmad Nupu, seorang buruh kebersihan Pemkot Manado. Saat itun dia sedang menjalankan aktivitasnya. Asyik menyapu jalan, tiba-tiba dia melihat benda tersebut.

Ahmad Nupu, Petugas Kebersihan yang pertama kali menemukan benda dicurigai bom. Foto kanan: Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung saat tiba di lokasi kejadian. (foto: a-laode)

Ahmad Nupu, Petugas Kebersihan yang pertama kali menemukan benda dicurigai bom. Foto kanan: Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung saat tiba di lokasi kejadian. (foto: a-laode)

Belum hilang dari ingatan peristiwa bom di Sarinah, Ahmad pun langsung curiga dengan benda tersebut. Apalagi benda berupa paket yang terbungkus karung itu terlihat ada lilitan kabel di dalamnya.

Ahmad pun langsug melaporkan temuan mencurigakan itu. Spontan saja, warga kompleks Masjid Raya geger pagi itu. Tak berapa lama Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung dan sejumlah aparat kepolisian bersama Tim Gegana Brimobda Sulut tiba di lokasi kejadian.

Belum diketahui persis benda tersebut apakah paket bom atau hanya teror biasa. Saat berita ini diupdate, petugas Gegana masih melakukan sterilisasi lokasi kejadian untuk menjinakkan benda yang diduga paket bom tersebut. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017