IKLAN

Mantan Kadis Pendidikan Minahasa Resmi Jadi Terdakwa Dalam Kasus Korupsi DAK


MANADO

foto ilus

foto ilus

Pengadilan Negeri Manado akhirnya menggelar sidang perdana Tipikor Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Kabupaten Minahasa Tahun 2012, dengan terdakwa yaitu HDR alias Heroike (50) selaku Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tahun 2012 dan JHT alias Jhon (51) selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa pada Senin (17/10).

Didepan Majelis Hakim yang diketuai oleh Vincentius Banar, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parsaroan Simorangkir SH membacakan dakwaan para pelaku korupsi tersebut.

Dalam dakwaannya, dikatakan Perbuatan kedua terdakwa bermula kala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa mendapat DAK pada tahun Anggaran 2012 diperuntukkan sebagai Rehabilitasi Sekolahsekolah yang ada di Kabupaten Minahasa sebesar Rp9.213.547.580.

Selanjutnya, untuk melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Sekolah, terdakwa HDR mengadakan kegiatan Sosiliasai kepada 18 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang ada di Kabupaten Minahasa. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa. Pada kegiatan tersebut diumumkan nama-nama Sekolah calon penerima DAK.

Nah, setelah Sosialisasi selesai dilaksanakan, terdakwa JHT dan SM alias Syerly (dilakukan penyidikan dalam berkas terpisah) dating ke ruangan terdakwa HDR. Dimana pada waktu itu terdakwa HDR meminta kepada keduanya agar para Kepala Sekolah menyerahkan Dana Kebersamaan sebesar 7% dari total Dana DAK.

Menindaklanjuti perintah terdakwa HDR, terdakwa JHT dan SM kemudian menyampaikan kepada para Kepala UPTD tentang pemotongan sebesar 7% tersebut. Selanjutnya para kepala UPTD masing-masing di Kabupaten Minahasa menghubungi para Kepala Sekolah di diwilayahnya dan menyampaikan agar para Kepala Sekolah menyerahkan dana sebesar 7% sampai dengan 14% persen kepada para UPTD yang sumber danannya diambil dari Pencairan Anggaran DAK 2012. Adapun total dana yang diserahkan oleh para Kepala Sekolah kepada para UPTD adalah sebesar Rp851.927.030. Dari total pemberian tersebut, sebesar Rp547.679.178 diserahkan para UPTD kepada terdakwa HDR, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa.

Akibat perbuatan para terdakwa Negara/Daerah dirugikan hingga Rp Rp851.927.030. Oleh JPU kedua terdakwa dikenakan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017