IKLAN

Tak Nyenyak Tidur, Wali Kota Maraton Temui Warga Korban Banjir

Manado Tanggap Darurat, 3 Ribu Warga Sempat Mengungsi


Tak Nyenyak Tidur, Wali Kota Maraton Temui Warga Korban Banjir

Wali Kota Vicky Lumentut saat menemui warga di lokasi pengungsian

Wali Kota Vicky Lumentut saat menemui warga di lokasi pengungsian

MANADO—Intensitas curah hujan tinggi yang terjadi belakanga ini di Manado membuat Wali Kota GS Vicky Lumentut tak bisa tidur nyenyak. Buktinya, hujan yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu (11/1), GSVL, sapaan Wali Kota bersama Kadis Sosial Frans Mawitjere dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menyisir sejumlah lokasi-lokasi banjir dan rawan tanah longsor.

Wali Kota langsunvg menemui warganya. Seperti di Kelurahan Bailang, GSVL turun langsung menyusuri lereng bukit Buha untuk mengunjungi warga yang tertimpah tanah longsor sambil mengimbau, agar warga selalu siaga dan terus waspada disaat hujan cukup tinggi karena bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

“Saya memantau terus sejak jam 10 malam (Sabtu 10/1). Memasuki jam 12 menuju jam 1 subuh ternyata kondisi permukaan air semakin tinggi. Alat ukur yang kita gunakan di Komo Luar,’’ jelas GSVL. Menurut Wali Kota, pada minggu dinihari, ketinggian air naik sampai pada titik 3,6 meter. “Pada posisi memasuki di atas 2,5 meter, saya perintahkan semua yang ada di pinggiran sungai untuk segera mengungsi. Lebih baik kita mencegah daripada nanti kesulitan. Camat dan Lurah saya minta di lapangan,’’ ujar GSVL yang siang tadi memantau Sungai di Kima Atas dan Bailang.

Wali Kota Vicky Lumentut memantau kondisi sungai Sawangan

Wali Kota Vicky Lumentut memantau kondisi sungai Sawangan

Dengan kondisi ini, Wali Kota langsung menyatakan Manado status tanggap darurat. “Ada sekitar 3 ribu warga saat ini di lokasi titik pengungsian. Oleh BPBD mereka sudah didrop makanan. Manado tanggap darurat sampai tujuh hari kedepan.’’ Tegas Wali Kota

Sementara itu Dinas Sosial sendiri sudah membuka dapur umum di beberapa titik untuk melayani masyarakat yang mengungsi. Juga ada satu titik dapur umum dari Provinsi. “Kami membuka di beberapa titik di tempat yang dekat dengan yang mengungsi. Selain dapur umum, BPBD juga menyiapkan makanan siap saji yang harus didrop tanpa harus menunggu masakan di dapur umum. Sudah dibagikan sejak tadi pagi dan makan malam ini,’’ ujar Wali Kota.

Wali Kota Vicky Lumentut membantu warga membersihkan rumah yang kena banjir di Kampung Tubir Paal Dua

Wali Kota Vicky Lumentut membantu warga membersihkan rumah yang kena banjir di Kampung Tubir Paal Dua

Dari pantauan Wali Kota, untuk sementara masyarakat sudah kembali ke tempatnya. Dari awal subuh mengungsi dan mulai kembali membersihkan rumah mereka. “Besok saya akan membantu dengan pompa air untuk membersihkan rumah-rumah yang ditinggalkan sesudah banjir. Kemudian kegiatan lainnya, pekerjaan fisik sesudah banjir, akan dilakukan Dinas PU. Sampai saat ini, kami masih melakukan pemantauan, agar warga dapat memperoleh makanan sebagai langkah awal membantu,’’ pungkas Wali Kota. (anto reppy)