IKLAN

Manado Diguyur Hujan Semalam, Pohon Tumbang, “Semoga Hujan Berkat”


Sebuah pohon tumbang menutupi sebagian jalan menuju Politeknik semalam

Sebuah pohon tumbang menutupi sebagian jalan menuju Politeknik semalam

MANADO – Intensitas curah hujan tinggi tinggi sejak Senin (20/6) hingga Selasa (21/6) subuh tadi spontan kembali membuat trauma sejumlah masyarakat Kota Manado.

Meski baru sehari semalam curah hujan nyaris tak berhenti mengguyur ibukota Provinsi Sulut ini namun peristiwa banjir bandang 15 Januari 2014 silam langsung terngiang dalam ingatan.

Apalagi bersamaan dengan meluapnya air sampai ke badan jalan pada Senin malam. Sejumlah warga termaktub doa dalam hati. “Semoga hujan yang Turun adalah hujan berkat. God Bless Manado,” kata anggota DPRD Manado, Michael Kalonio, warga Malalayang.

Di kawasan tepi pantai Bahu Mall, lebih menyiutkan nyali. Di tengah hujan merundung Manado, gulungan ombak keras pun tak henti menguncang bangunan di tepi pantai.

“Ombak  dahsyat sampe di muka café depe aer. Saking kuat depe ombak gedung deng oto parkir ba rasa depe guncanganga,” aku Cristy Tompodung, salah satu pemilik Café Tepi Pantai Bahu Mall.

Kekuatiran pun tak kalah menerpa perasaan warga Banjer. Air dari drainase mendadak meluap sampai ke badan jalan. “Ampun… hujan semakin karas dan tak berhenti, jalan ditutupi aer. Ampuni kami,” kata Mey Meto, warga sipang tiga Banjer.

Di kawasan ruas jalan menuju Politeknik, sebuah pohon tumbang menutupi sebagian badan jalan. “Semoga ini bukan pertanda buruk,” pungkas Rinto Mawey, warga setempat. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017