IKLAN

Sidang Perdana Pembunuhan di Mongkonai Digelar

Majelis Hakim PN Kotamobagu Minta Dua Terdakwa Didampingi Kuasa Hukum


Sidang Perdana Pembunuhan di Mongkonai Digelar

Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. (f-manadoline)

Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Sidang perdana kasus pembunuhan di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat digelar Rabu (25/2). Dua terdakwa masing-masing Dedi Paputungan (31) dan Abdul Rifai Mokoginta (32) digiring ke meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kotamobagu Fery Febrianto SH mendakwa para terdakwa dengan materi dakwaan aternatif yang dibacakan dihadapan majelis hakim yang dipimpin Imanuel Ch R. SH. Dakwaan pertama JPU yakni pasal 80 ayat (3) UU No 23/2002 Tentang Perlindungan Anak, Jo UU NO 35/2014 perubahan UU No 23/2002 Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP. Sementara dakwaan kedua primer pasal 338 KUHP, subsider 170 ayat (3) KUHP, lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHP. Seusai pembacan dakwaan majelis hakim meminta terdakwa didampingi kuasa hukum karena ancaman hukumannya 15 tahun. Hakim mengatakan PN Kotamobagu menyiapkan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) untuk mendampingi terdakwa atau juga penasehat hukum yang telah disiapkan terdakwa. “Intinya terdakwa memiliki hak siapa (kuasa hukum) yang mendampingi selama persidangan,” kata Imanuel, kemudian menutup sidang dengan mengagendakan sidang lanjutan pada Rabu 4 Maret 2015 pekan depan. Menariknya usai persidangan digelar, para terdakwa yang dijaga aparat kepolisian itu menghampiri dan berjabat tangan dengan orang tua korban. Diketahui, dalam dakwaan JPU diuraikan peristiwa itu terjadi pada Selasa 11 Nopember 2014 silam. Saat itu korban Yofan Renaldi Okay dibonceng temannya Krisdianto Ronal Laoh menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Dua Jalur, Mongkonai. Keduanya kemudian melihat kedua terdakwa memegang kayu sepanjang 4 meter yang kemudian melintangi jalan yang akan dilalui korban dan temannya. Hadangan kayu tersebut mengenai bagian depan motor dan melesat mengenai korban hingga terjatuh. Meski terdakwa Rifai sempat melarikan korban ke rumah sakit, namun nyawa korban tak tertolong. (mara)

 

Manado Fiesta 2017