IKLAN

LKBH Neomesis Sulut Pendampingan Gratis Buat WBP di Rutan Manado


Sekretaris LKBH Neomesis Dety Lerah, SH saat memberikan sosialisasi

Sekretaris LKBH Neomesis Dety Lerah, SH saat memberikan sosialisasi

MANADO – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Tahanan yang berada di Rumah Tahanan Klas IIA Manado dan masuk katagori tidak mampu kini bisa mendapat pendampingan hukum dengan gratis tanpa bayaran.

Adalah Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Neomesis Sulawesi Utara yang telah menjalin kerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulut untuk memberikan bantuan hukum gratis kepada para WBP dalam persidangan.

Baik itu yang bermasalah di Pidana Umum dan Pidana Khusus. ‘’Kami siap membantu tanpa bayaran sama sekali. Tentunya, penampingan hukum yang kami berikan kepada para Napi setelah mengisi formulir dan keterangan tidak mampu,’’ ujar Dety Lerah, SH, Sekretaris LKBH Neomesis Sulut dihadapan sekitar 364 para WBP di Rutan Manado kemarin.

Dalam Penyuluhan Hukum dan Bantuan Hukum yang berlangsung di Aula Rutan Manado, Sabtu pekan lalu, Dety yang didampingi tiga koleganya, Percy Lontoh SH, Fine Pasuhuk SH dan Wilson Pompana meyakinkan para WBP dan Tahanan di Rutan Manado untuk tidak perlu kuatir dengan pendampingan hukum yang dilakukan LKBH Neomesis Sulawesi Utara.

‘’Sudah banyak kan disini yang mendapat pendampingan hukum dari kami, tanpa dipungut bayaran sepeserpun,’’ ungkap Percy Lontoh, SH.

LKBH Neomesis didirikan pengacara kondang James Karinda, SH yang kini personil DPR Sulut itu telah banyak melakukan pendampingan hukum dengan sukarela.

Dan terakhir, menurut Percy Lontoh, membantu sejumlah masyarakat di Desa Suluun, Kecamatan Tombulu Minahasa yang memasang bendera Uni Soviet (kini Rusia-red), dan bukan bendera komunis.

‘’Setelah kami melakukan pendampingan akhirnya permasalahan tuntas. Dan masih banyak lagi,’’ ujar advocat muda itu.

Seluruh WBP dan Tahanan terlihat begitu antusias mengikuti jalannya. Banyak yang mengajukan pertanyaan seputar permasalahan hukum yang mereka hadapi.

‘’Ini merupakan langkah positif buat kami, apalagi kami tidak mampu membiayai pengacara,’’ ujar salah satu Tahanan yang tersangkut Pidana Umum.

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIA Manado, Ferry Audy Ngayow berharap dengan adanya penyuluhan hukum ini dapat memberikan masukan positif bagi para Tahanan, khususnya kepada mereka yang datang dari kalangan tidak mampu.

‘’Neomesis merupakan satu dari enam Lembaga Bantuan Hukum yang resmi menjalin kerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Sulut. (chris)