IKLAN

Hitung-hitungan Kekuatan Jumlah Kursi di Legislatif

Lima Calon, Bakal Ramaikan Pilkada Manado


Hitung-hitungan Kekuatan Jumlah Kursi di Legislatif

Ilustrasi Pilkada ManadoMANADO – Suasana politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado makin panas.

Partai-partai politik mulai bergerilya mempersiapkan kadernya untuk dijadikan calon, yang didasarkan pada total jumlah kursi, sesuai dengan persyaratan Undang-undang Pilkada setelah dilakukan direvisi.

Sebagaimana UU tersebut, 20 persen dari total 40 kursi di DPRD Kota Manado atau 8 kursi, atau 25 persen suara di legislatif. Apabila berdasarkan aturan ini, maka parpol yang memiliki hal untuk mengusung calon tanpa harus berkoalisi dengan partai lain adalah Partai Demokrat.

Partai berlambang Mercy pimpinan Morris Korah ini, berhasil memperoleh 9 jumlah kursi di DPRD Kota Manado. Sedangan PDI Perjuangan, yang telah menyiapkan kader terbaik mereka dalam Pilkada masih harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri sudah memberi signal untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Hal tersebut didasarkan pada kekuatan di legislatif dimana PDI Perjuangan memperoleh 6 kursi dan jika ditambah dengan 2 kursi dari PKS maka kedua partai ini layak mengusung calon. Nasdem sendiri memiliki alternatif khusus untuk bisa bergabung dengan PDI Perjuangan.

“Kemungkinan PKS bisa saja berkoalisi dengan PDI Perjuangan. PDI Perjuangan memiliki 6 kursi jika ditambah dengan 2 kursi dari PKS maka layak untuk mengusung calon,” kata Syarifudin Saafa, anggota DPRD Kota Manado dan juga Ketua DPW PKS Sulut.

PDI Perjuangan sendiri, telah diinstruksikan oleh Ketua DPD Olly Dondokambey dalam Konferensi Daerah (Konferda) berlum lama ini, bahwa partai ini wajib menang di Pilkada Kota Manado.

Partai Golkar sendiri, di Pilkada Manado wajib merangkul partai lain. Peluangnya adalah bisa dengan Nasdem dengan jumlah 3 kursi dan PKPI dengan 1 kursi, hanya saja Golkar masih harus menunggu keputusan lainnya terkait dengan dualisme kepemimpinan ditubuh Golkar antara Golkar versi ARB dan Agung yang berujung pada Mahkamah Partai Golkar.

Sementara Partai Gerindra kemungkinan mempertahankan kursi di Fraski Gerindra DPRD Kota Manado yakni Gerindra dengan 5 kursi, PKS dengan 2 Kursi serta PPP dengan 1 Kursi, maka Gerindra layak mengusung calon dalam Pilkada mendatang.

Namun, kabar beredar bahwa Gerindra akan bergabung dengan Golkar dan PKPI untuk membentuk satu koalisi sehingga total kursi berjumlah 14.

Apabila dalam hitung-hitungan kekuatan kursi di legislatif, besar kemungkinan dalam Pilkada Manado akan diramaikan dengan hadirnya empat pasang calon, yakni calon dari Demokrat, PDI Perjuangan dengan Nasdem, Golkar, Gerindra, PKS, PKPI, PPP, serta Hanura PAN.

Sesuai dengan aturan Pilkada jika ada calon dari independen, maka harus memiliki sedikitnya 27.000 dukungan warga dibuktikan dengan KTP atau 6,5 persen jumlah penduduk Manado. (redaksi)