IKLAN

Lewat Drama Musical of Autism, Penyandang Bukan Akhir Segalanya


MANADO-Upaya kebersamaan secara nyata dilakukan anak-anak berkebutuhan khusus yang dikenal autis, secara nyata dalam konser amal Drama Musical of Autism.

Drs Sanny Paremgkua saat membuka Drama Musical of Autism di Arya Duta hotel, Jumat (8/4) (foto:Kandi/ML

Drs Sanny Paremgkuan saat membuka Drama Musical of Autism di Arya Duta hotel, Jumat (8/4) (foto:Kandi/ML)

Hal ini berkaitan dengan Hari Autis se-dunia pada 2 April 2016 lalu. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs Sanny Parengkuan, MAP mengatakan secara kebersamaan anak-anak autism menunjukkan potensi kreativitas lewat drama musical,”tutur Parengkuan, Jumat (8/4) saat menghadiri konser amal di Aryaduta Hotel.

BERBAKAT: Anak-anak berkebutuhan khusus ini ikut tampil dalam Drama Musical of Autism di Hotel Ayaduta Manado, Jumat (8/4) (foto:Kandi/ML)

BERBAKAT: Anak-anak berkebutuhan khusus ini ikut tampil dalam Drama Musical of Autism di Hotel Ayaduta Manado, Jumat (8/4) (foto:Kandi/ML)

Secara sederhana Autis gangguan perkembangan anak. Namun secara garis besar perilaku memang disadari informasi masih terbatas orang tua salah menangani, banyak isu beredar mulai keracunan virus, semakin menambah persoalan baru.

Dituntut peduli Autis, Parengkuan menambahkan kita yang hidup normal dapat jadi contoh positif secara khusus dan berikan sentuhan penderita autis.

Sebaiknya masyarakat berikan informasi untuk kalangan umum. Autis secara countinue dalam upaya kesadaran anak penyandang autis, sehingga mereka diberi kesempatan penggunaaan fasilitas umum, pekerjaan, dan berguna bagi masyarakat,”beber Parengkuan.

Sekolah bagi anak autis cukup mahal, Parengkuan mengatakan menjadi penting bagi kita beri perhatian, berikan pendidikan sarana kesehatan, terhadap anak-anak-anak tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Autis Sedunia lewat Drama Musical of Autism Hanna Monareh SPsi MPsi juga awal sampai akhir acara dibawakan langsung wanita murah senyum tersebut mengatakan Autis bukanlah akhir dari segala-galanya. Setiap anak berharga di mata Tuhan,”kuncinya. (srikandipangemanan)

 

Manado Fiesta 2017