IKLAN

Lestarikan Budaya dan Bahasa, Deprov Segera Buat Perda


MANADO-Dalam rangka pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Budaya dan Bahasa. Komisi 4 membidangi Kesejahtraan Rakyat ( Kesra) mengundang para pakar budaya dan bahasa yang ada di Sulawesi Utara, Jumat (15/4).

SERIUS: Komisi 4 DPRD Sulut saat melakukan pertemuan dengan para pakar budaya dan bahasa

SERIUS: Komisi 4 DPRD Sulut saat melakukan pertemuan dengan para pakar budaya dan bahasa

Pertemuan dengan para budaya dan bahasa ini dipimpin langsung oleh Sekertaris  Komisi 4, Fanny Legoh dan dihadiri oleh anggota Komisi,  Herry Tombeng, Rita Lamusu, Luciana Tatoreh.

Dasar pertemuan ini akui Legoh untuk mencari masukan dan saran dalam pembuatan Ranperda Budaya dan Bahasa.

Dari pantauan harian ini, banyak sekali masukan yang diterima oleh Komisi 4 dari para pakar budaya, sejarah dan bahasa.

Herry Tombeng yang nampak serius mengikuti pertemuan tersebut menyatakan,  salah satu kebanggaan jika Ranperda Budaya dan Bahasa ini dapat dibuat.

“Banyak sekali budaya kita yang hilang. Bahkan tidak diketahui orang. Maka waktunya sekarang budaya dan bahasa ini kita angkat lagi dari tiga etnis yaitu Minahasa, Bolmong dan Nusa Utara,” ungkap Tombeng.

Lanjut Tombeng, dengan adanya pertemuan  tersebut kita saling memberikan saran, melengkapi, transparansi dalam pembuatan Perda.

Sementara itu Vanny Legoh dalam pertemuan mengakui bahwa pertemuan dengan para pakar budaya dan bahasa sebagai langkah awal dalam pembuatan Perda.

” Dalam pertemuan ini kami akan mencari 4 staf ahli kemudian langkah berikutnya adalah jika Pansus sudah terbentuk akan dibuat naskah akademik,” aku Legoh yang menyatakan juga terkait budaya dan bahasa di Sulut sangat kurang referensi dan literatur. (mom)

 

Manado Fiesta 2017