IKLAN

Larangan UC Berbuntut, Sikap Dirut RSUP Kandou Bikin Berang Legislator Manado Ini


Anggota Komisi D DPRD Kota Manado, Markho Tampi

Anggota Komisi D DPRD Kota Manado, Markho Tampi

MANADO – Anggota DPRD Kota Manado, Markho Tampi menegaskan bahwa pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Kandouw Malalayang, tidak perlu menghentikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Manado melalui program Universal Coverage.

“Seharusnya pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Manado tidak perlu dihentikan, karena masalah ini hanya masalah administrasi saja,” tegas Tampi, Selasa (05/01).

Tampi yang juga Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan di Lembaga DPRD Kota Manado ini, mengatakan tindakan pihak RSUD Prof. Kandouw Malalayang sama artinya mengorbankan masyarakat.

“Kalau ada masyarakat Manado yang menggunakan program UC tidak mendapat pelayanan hanya karena UC di hentikan terus terjadi kematian, siapa yang bertanggungjawab,” geram Tampi.

Menurutnya, masalah UC yang hanya masalah administrasi saja, itu menjadi urusan bersama antara pihak Rumah Sakit dengan Pemkot Manado dan segera diselesaikan bukan mengorbankan masyarakat Manado.

Diketahui pihak RSUD Prof. Kandouw Malalayang, terhitung tanggal 1 Januari 2016, tidak lagi menerima pelayanan kesehatan bagi masyarakat Manado yang menggunakan program Universal Coverage. (christian)