IKLAN

Ladies Good Day Club Korban Penculikan Itu Trauma, Ini Luka Sekujur Tubuh Mulusnya


Luka di tubuh Echa, Ladies Good Day Club  akibat berusaha menyelematkan diri dari dua penculik

Luka di tubuh Echa, Ladies Good Day Club akibat berusaha menyelematkan diri dari dua penculik

MANADO—Dewi fortuna ternyata masih berpihak kepada Echa, Ladies Good Day Club yang menjadi korban penculikan 2 pria bertopeng di simpang tiga SMA Negeri 7 Manado, kemarin subuh (Kamis 20/2) sekitar pukul 04.30 Wita.

Meski lolos dari ancaman dugaan perkosaan dan pembunuhan setelah diculik, namun kondisi perempuan cantik ini masih dilanda trauma.
Rekan-rekan sekerjanya di tempat hiburan malam berlokasi di kawasan Marina Plaza yang menjenguk di rumahnya berlokasi di Kelurahan Bumi Nyiur, mengaku heran melihat tingkah laku teman mereka pasca peristiwa penculikan itu. “Dia nda mau bicara. Kalu di Tanya, Cuma goyang-goyang kepala terus. Torang le bingung noh,’’ Kata Meis, rekan satu tempat kerjanya.
Kondisi korban ini membuat teman-temannya terus memberikan hiburan agar tidak lagi memikirkan peristiwa penculikan tersebut. “Dapa lia dia masih ketakutan. Makanya torang berusaha hibur supaya dia tetap gembira,’’ ujar Meis.
Akan halnya Michel, teman korban lainnya kepada wartawan www.manadoline.com mengaku, korban masih butuh istrirahat. “Cuma tidor-tidor terus belum bisa diganggu atau diajak bicara.’’ Katanya sembari mengucap syukur rekan sekerjanya mereka itu bisa lolos dari aksi

Echa, sebelum diculik dua pria bertopeng

Echa, sebelum diculik dua pria bertopeng

penculikan tersebut kendati tubuhnya mengalami luka-luka akibat berusaha melompat dari motor kedua pelaku. “Terima kasih Tuhan, ternyata Echa masih bisa selamatkan dirinya,’’ timpal Meis.
Sekadar diketahui, peristiwa malang dialami Echa ketika hendak pulang ke rumahnya usai kerja. Tepat di pertigaan SMA Negeri 7 Manado, korban yang berboncengan dengan Andre, waiter tempat hiburan tersebut tiba-tiba dicegar dua pria mengendarai motor matic biru dari arah berlawanan. Korban dan Andre pun sempat diancam pisau dan samurai oleh kedua pelaku yang memakai topi dan masker. Kedua pelaku yang tinggi badannya masng-masing 170 cm dan 160 cm itu langsung menculik korban kemudian kabur menuju Desa Koka kemudian menuju ruas jalan Rimg Road. Beruntang ketika melintasi rumah warga menuju Winangun sempat berpapasan dengan sebuah mobil.
Kesempatan itulah dimanfaatkan korban itu melompat dari motor. Akibatnya sekujur tubuh gadis berkulit putih mulus ini mengalami luka. Oleh warga setempat korban langsung diantar pulang ke rumahnya. Kasus tersebut saat ini sudah dilaporkan ke Mapolresta Manado. (anto reppy)