IKLAN

Kumaat: BS harus Rubah Protofolio dari Konsumtif ke Produktif


MANADO-Bank Sulutgo telah memiliki Komisaris dan Direksi yang baru periode 2016-2020, setelah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS), Selasa (27/9).

Teddy Kumaat

Teddy Kumaat

Teddy Kumaat anggota Komisi 2 DPRD Sulut menyatakan, Komisaris dan Direksi Bank Sulutgo yang baru terpilih dalam RUPS adalah orang-orang profesional.

“Saya sudah melihat nama-nama Direksi dan Komisaris yang baru. Patut diberikan dukungan karena orang-orangnya sangat profesional dalam bekerja,” aku Kumaat.

Kumaat menjelaskan, khusus untuk Komisaris tidak perlu orang bank. Karena komisaris itu hanya sebagai konseptual.

“Pak Sanny Parengkuan itu sangat layak jadi Komisaris Utama. Karena ia banyak mengetahui soal ekonomi. Dan lama juga bekerja di Dinas Perdangan, Perekonomian serta koprasi,” tegas Kumaat.

Kumaat pun berharap dengan adanya Direksi dan Komisaris baru, persoalan utama di Bank Sulut dapat diselesaikan.

Nama-nama direksi dan komisaris Bank Sulutgo yang baru

Nama-nama direksi dan komisaris Bank Sulutgo yang baru

“Persoalan utama di Bank Sulutgo, karena belum mampu sebagai motifator pergerakkan ekonomi daerah,” kata legislator dapil Manado utusan Partai PDIP.

Dijelaskan Kumaat, selama ini Bank Sulut belum mampu mengerakkan ekonomi daerah. Karena portofolionya adalah kredit konsutif. Yang 90 persen kredit bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

” Bank Sulut harus merubah portofolio dari konsuntif ke Peoduktif yaitu kredit investasi dan modal kerja. Serta mengikuti visi-misi gubernur di RPJMD,” kata mantan Wakil Walikota Manado.

Karena yang dipilih adalah orang-orang profesional, Kumaat menyatakan, harapan Pemprov dan Deprov di RPJMD itu bisa terwujud.

” Memang butuh waktu. Jadi kami memberikan kesempatan mereka yang baru terpilih itu baik di Direksi maupun Komisaris bekerja,” tambahnya. (mom)