IKLAN

Komisi 4 Bongkar “Penjualan” Kursi Mahasiswa Kedokteran Unsrat


Ketua Komisi 4 James Karinda saat memimpin hearing dengan Rektor Unsrat

Ketua Komisi 4 James Karinda saat memimpin hearing dengan Rektor Unsrat

MANADO–Komisi 4 yang dikomandoi James Karinda SH MH sebagai ketua akan membongkar dugaan  sindikat penjualan kursi calon mahasiswa di Fakultas kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado.

Salah satu bukti yang dilakukan Komisi 4 DPRD Sulut bidang Kesejahteraan (Kesra) membeberkan jika yang terjadi di Universitas Kedokteran Unsrat 1 kursi untuk mahasiswa harus menyiapkan uang sebesar Rp600 juta.

Rektor Unsrat Elen Rompas bersama ratusan lulusan dokter yang menuntut ijasah di ruang Paripurna DPRD Sulut

Rektor Unsrat Elen Rompas bersama ratusan lulusan dokter yang menuntut ijasah di ruang Paripurna DPRD Sulut

Hal ini disampaikan Karinda bersama anggota Komisi lainnya saat hearing dengan Rektor Unsrat Elen Kumaat bersama Dekan Fakultas Kedokteran, Selasa (1/9) serta ratusan dokter yang menuntut ijasah yang belum di dapat.

“Kami memiliki bukti. Karena ada beberapa orang tua yang datang mengadu ke Komisi 4. Ada beberapa oknum tertentu di Fakultas Kedokteran yang ikut terlibat dalam penjualan kursi mahasiwa,” tegas Karinda yang ikut dibenarkan oleh anggota Komisi Rita Manoppo Lamusu.

Lamusu menegaskan bahwa dari tahun ke tahun Unsrat tidak mengalami perubahan khususnya di Fakultas Kedokteran. “Bagaimana anak orang miskin yang punya kemampuan. tentunya tidak bisa masuk kedokteran,” papar Lamusu.

Dan sebagai bentuk keseriusan, hari ini rencananya Komisi 4 akan melakukan sidak ke Fakultas kedokteran. (mom)

 

Manado Fiesta 2017